Desa Hargomulyo Jadi Sentra Budi Daya Ikan Gurami

Ilustrasi budi daya ikan - JIBI
11 Januari 2019 14:15 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebagai upaya menjadikan Desa Hargomulyo, Kecamatan Kokap sentra budi daya ikan gurami, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo bakal mengucurkan hibah Rp800 juta yang digunakan untuk pembangunan kolam, benih ikan dan infrastruktur penunjang.

Kepala DKP Kulonprogo, Sudarna, mengatakan hibah bakal diserahkan dalam waktu dekat. Nantinya pembangunan kolam yang terdiri dari kolam bulat dan kotak dilaksanakan pada Maret. "Kemungkinan Juli atau Agustus sudah tebar benih pertama," kata Sudarna saat ditemui di kantornya, Jumat (11/1/2019).

Dipilihnya Desa Hargomulyo sebagai sentra budi daya ikan gurami bukan tanpa alasan. Desa tersebut menurut Sudarna telah lama menjadi kawasan pengembangan ikan air tawar. Bahkan pada 2016 Kelompok Mina Bayu Lestari Desa Hargomulyo terpilih menjadi juara pertama dari tiga besar kelompok mandiri secara nasional selain Bali dan Jambi.

"Banyak pertimbangan untuk menjadikan sebuah kawasan menjadi sentra budi daya ikan, mulai dari kondisi geografis serta potensi. Kami sebelumnya juga melakukan berbagai pengembangan ikan gurame di sana [Hargomulyo]," ujar Sudarna.

Dia mengatakan dijadikannya Desa Hargomulyo sebagai sentra budi daya ikan Gurame juga merupakan upaya jawatannya untuk menunjang usaha perikanan di desa tersebut, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Sebuah program pemerintah menurutnya harus ada keberlanjutan dan menghasilkan bentuk nyata. "Jadi ini merupakan wujud dari program kami," ucapnya.

Selain Desa Hargomulyo, DKP juga mengembangkan sentra budi daya ikan gurame di Kalibawang. Langkah pemusatan ini menurut Sudarna penting karena bisa meningkatkan tata kelola budi daya ikan di Kulonprogo yang diharapkan mampu memenuhi target bulanan untuk ikan gurame sebesar 600 kilogram.

"Ditata sesuai manajamen yang baik agar dapat kontinyu. Karena umur gurame panjang jadi dengan ini bisa mencapai target per bulan 600 kilogram. Harapannya Kulonprogo bisa terus memproduksi ikan ini," ujarnya.

Menyoal realisasi target produksi budi daya ikan Gurame selama 2018, Kepala Bidang Pembudidayaan Ikan DKP Kulonprogo, Leo Handaka, mengatakan jumlahnya mencapai 1.538.946 ekor. Meski terlihat besar, menurut Leo, jumlah itu masih tergolong kecil. Atas hal itu upaya menyentralkan ikan gurame di sejumlah wilayah di Kulonprogo merupakan langkah yang tepat.