Prakiraan Cuaca di Jogja Hari Ini, Sabtu 11 Juli 2026, Berawan
Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (11/7/2026) diprakirakan berawan dan bersahabat untuk berbagai aktivitas luar ruang.
Pengendara Sepeda Motor saat terjebak macet di Pertigaan Maguwo, Sabtu (22/12/2018). /Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, JOGJA- Finalisasi rencana pembangunan jalan tol di wilayah Jogja terus dilakukan. Pekan depan, Pemda DIY dan Kementerian PU akan melakukan pembahasan. Salah satunya terkait trase (rute) tol Jogja-Solo.
Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan pada prinsipnya baik Pemda DIY dan juga Pusat sudah menyepakati hal-hal terkait pembangunan jalan tol di Jogja. "Pembangunan jalan tol di Jogja itu disepakati, tapi trasenya masih belum. Pekan depan kami akan lakukan pertemuan dengan Kementerian PU," kata Gatot kepada wartawan di Kepatihan, Senin (8/7/2019).
Disinggung soal kemungkinan pembangunan akses jalan tol menuju Bandara YIA, dia mengatakan, hal itu masih akan dibahas. Pemda katanya menyiapkan beragam jenis transportasi menuju ke bandara YIA.
"Gambaran umum kebijakan jalan tol kan tidak boleh terputus. Jaringan jalan tol harus tersambung. Nah yang di Jogja kan terputus, meskipun perencanaannya tersambung. Perkara dibangun kapan ini yang harus dibahas," katanya.
Hingga kini, lanjut Gatot, pembangunan kereta bandara masih dalam tahap pembebasan lahan setelah Gubernur DIY mengeluarkan izin IPL. Untuk jalur kereta yang disediakan sepanjang lebih dari 5 Km atau seluas 15 hingga 20 hektar.
Jalur kereta tersebut akan melewati sejumlah desa seperti Desa Kedundang, Kaligintung, Kalidengen dan Kulur di Kecamatan Temon. Desa-desa tersebut terdampak pembangunan jalur kereta di persimpangan Stasiun Kedundang.
Pemda berharap kereta bandara tersebut bisa segera beroperasi. Dengan adanya kereta, maka perjalanan ke bandara akan lebih cepat. Jadwal keberangkatan kereta juga disesuaikan dengan jadwal keberangkatan pesawat. Penumpang kereta dipatok sebesar Rp30.000 hingga Rp40.000.
"Padahal di Kualanamu ke Medan tarifnya Rp100.000. Selain untuk mengangkut penumpang dari Jogja ke bandara YIA, kereta ini kalau beroperasi bisa memangkas jarak tempuh dan biaya," katanya.
Selain kereta moda transportasi yang juga disediakan seperti Damri dan taksi. Untuk bus Damri menuju bandara dikenakan tarif sebesar Rp 40.000. Waktu keberangkatan kereta dan Damri sesuai dengan jadwal penerbangan.
"Untuk Trans Jogja belum bisa. Sebab itu angkutan perkotaan. Kami masih memikirkan moda transportasi lainnya, paling tidak bisa memaksimalkan Damri," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY, Hananto Hadi Purnomo mengatakan penentuan trase dan penetapan lokasi diharapkan selesai Juli ini. Dengan harapan, Agustus masuk dalam tahap pelelangan.
"Kami berharap secepatnya bisa diselesaikan. Sekarang sedang dilakukan survei untuk pemetaan trase sesuai dengan empat hal yang disarankan oleh Sultan," kata Hananto.
Dia mengatakan, empat pesan (yang menjadi arahan) Gubernur DIY Sultan HB X terkait dengan rencana pembangunan jalan tol di DIY sudah disampaikan dan disepakati oleh Pusat. Keempat saran yang diajukan oleh Sultan seperti tidak mengganggu situs-situs. Selain itu, pembangunan tol seminimal mungkin menggunakan lahan terutama lahan pertanian berkelanjutan.
Hal yang ketiga, kata Hananto, pembangunan tol juga tidak menggangu kawasan ekonomi masyarakat. Hal ini dilakukan agar pembangunan tol bermanfaat bagi masyarakat DIY. Terakhir, jangan sampai tol yang dibangun memisahkan komunitas atau membelah sebuah kawasan.
"Kalau awalnya ada satu kampung, dilewati tol jadi terbelah. Ini yang tidak diinginkan Sultan. Keempat hal ini yang menjadi acuan tim untuk menentukan trase yang akan dilewati tol," jelasnya.
Menurutnya, Pemerintah pusatlah nantinya yang menentukan trase. Pemda DIY hanya mendampingi agar lokasi-lokasi trase yang dilalui tol sesuai dengan masukkan dari Sultan. "Hasilnya nanti akan diajukan kepada Sultan untuk penentuan lokasi (Penlok). Kalau Penlok selesai bisa dilelang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (11/7/2026) diprakirakan berawan dan bersahabat untuk berbagai aktivitas luar ruang.
Francesco Bagnaia sukses menjalani operasi lengan kanan dan menargetkan comeback pada MotoGP Inggris 2026. Ducati berharap sang juara dunia kembali kompetitif d
Pensiun bukan berarti penghasilan berhenti. Simak enam strategi menjaga pemasukan setelah pensiun, mulai dari investasi hingga membangun usaha kecil.
Merayakan perjalanan sembilan tahun di industri lifestyle hospitality, Gramm Hotel by Ambarrukmo menggelar Glorious Gathering di Antasena Ballroom, Jumat (17/7)
Departemen Kehakiman AS mengizinkan pegawai federal menggunakan TikTok di perangkat pemerintah setelah restrukturisasi kepemilikan dan pengelolaan data pengguna
Joan Mir resmi meninggalkan Honda dan bergabung dengan Gresini Ducati mulai MotoGP 2027. Juara dunia 2020 itu rela melepas status pembalap pabrikan demi kembali