4 Kontroversi Dadan Hindayana Sebelum Dicopot dari Kepala BGN
Dadan Hindayana beberapa kali menuai kontroversi saat memimpin BGN, mulai susu 2 liter hingga polemik program Makan Bergizi Gratis.
Sri Sultan hamengku Buwono X-Gubernur DI.Yogyakarta. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X memberikan komentar singkat terkait dengan penangkapan terduga teroris di Gunungkidul, Rabu (20/11/2019). Penggerebekan itu dinilai sah-sah saja dalam upaya pemberantasan terorisme.
HB X mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara detail terkait informasi penangkapan terduga teroris di Gunungkidul pada Rabu (20/11/2019) pagi. Namun ia tak mempersoalkan penangkapan tersebut.
“Saya enggak tahu persis, yang ditangkap siapa, dari unsur apa.Tapi kalau memang dia teroris, ditangkap enggak ada masalah, silakan saja, karena itu pidana, melanggar hukum,” katanya di Kompleks Kepatihan.
Sultan berharap kepada seluruh warga DIY memiliki keberanian untuk mengatakan tidak pada hal-hal yang menjurus pada radikalisme dan terorisme.
“Saya punya harapan warga itu bisa mengatakan tidak, punya keberanian untuk mengatakan tidak [pada radikalisme dan terorisme], itu kan pilihan warga sendiri, kami tidak bisa memaksakan,” kata Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dadan Hindayana beberapa kali menuai kontroversi saat memimpin BGN, mulai susu 2 liter hingga polemik program Makan Bergizi Gratis.
Veda Pratama finis ke-16 di debut Moto3 Hungaria 2026 meski kena penalti. Simak hasil lengkap balapan.
Vivo V70 Lite resmi meluncur dengan baterai 6500mAh, layar AMOLED 120Hz, dan harga mulai Rp5 jutaan.
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Satgas Damai Cartenz tangkap pemasok senjata KKB di Sarmi, Papua. Total 12 tersangka dan ratusan amunisi disita.
Rupiah berisiko tembus Rp19.000 per dolar AS akibat konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga tinggi The Fed.