Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Sukarelawan kebencanaan bersama warga melakukan kerja bakti membersihkan material longsor yang merusak rumah warga di RT 07 RW 40 Ngrotorejo Madurejo, Prambanan, Sabtu (11/1/2020).-Ist/Dok. FPRB Bandung-Bondowoso
Harianjogja.com, SLEMAN—Curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir berdampak pada longsornya sebuah talut di RT 07 RW 40 Ngrotorejo, Madurejo, Prambanan, Sleman Sabtu (11/1/2020). Material longsor merusak sebagian bangunan rumah milik Ponijo, warga setempat.
Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bandung Bondowoso Prambanan Prawoto Brewok, menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 04.00 dini hari. Longsor terjadi akibat hujan yang turun sejak Jumat (10/1/2020). "Material longsor menjebol tembok kamar tidur, kamar mandi serta sebagian tembok dapur di rumah itu. Penghuni rumah sebanyak empat jiwa selamat," katanya, Sabtu.
Setelah menerima laporan warga, tim FPRB bersama sukarelawan BPBD dan warga langsung mengevakuasi korban. Ponijo dan tiga anggota keluarganya sementara waktu mengungsi di rumah kerabat. "Tim bekerja bakti bersama warga, membersihkan material dan puing-puing bangunan yang rusak. Bangunan yang rusak perlu dibangun kembali," kata dia.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan, mengungkapkan pihaknya sudah membantu kebutuhan logistik dan makanan siap saji. Melihat kondisi cuaca musim hujan masih akan berlangsung, dia berharap warga di sekitar lokasi meningkatkan kewaspadaan.
"Musim hujan masih berlangsung dan lokasi tersebut termasuk yang rawan longsor. Kami mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi longsor susulan," katanya.
Pekan lalu pergerakan tanah juga terjadi di Dusun Losari 2 RT 04 RW 12, Desa Wukirharjo, Prambanan. Tembok rumah milik Sulis Widodo, 22, warga setempat mengalami retak-retak pada bagian pokok rumah yang berukuran 48 meter persegi itu. Akibatnya satu keluarga diungsikan ke tempat yang lebih aman.
Potensi longsor
Ketua FPRB Bandung Bondowoso Prawoto Brewok, mengatakan berdasarkan hasil pemetaan tahun lalu di wilayah Prambanan terdapat lima desa yang dinilai paling rawan longsor. Meliputi Desa Bokoharjo, Gayamharjo, Sumberharjo, Wukirharjo dan Sambirejo. Meski begitu, katanya, hampir seluruh desa di wilayah Prambanan berpotensi bencana longsor.
Untuk memantau pergerakan tanah, lanjut Brewok, BPBD menempatkan tiga alat early warning system (EWS) longsor dengan sistem digital di Prambanan. Adapun wilayah potensi longsor lainnya sudah dilengkapi dengan EWS manual. "Kami terus memantau titik-titik yang rawan longsor. Terutama saat curah hujan sedang tinggi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.