Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Tim dari Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) melihat hasil revitalisasi Bangsal Sewokoprojo, Rabu (5/2/2020)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Tim Adiminstrasi Pembangunan Sekretaris Daerah (Setda) Gunungkidul menggelar inspeksi mendadak (sidak) revitalisasi Bangsal Sewokoprojo yang dibenahi pada 2019. Hasilnya, tim menemukan kondisi bangunan terkini belum sesuai dengan yang diharapkan.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul, Hermawan Yustianto, mengatakan jajarannya sudah melihat hasil revitalisasi Bangsal Sewokprojo. Hasilnya, kondisi bangunan masih banyak kekurangan mulai dari kerapian hingga proses pengecatan yang terkesan asal selesai. “Bisa dilihat sendiri bagaimana kondisinya,” kata Yus, sapaan akrabnya saat ditemui di kompleks Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Rabu (5/2/2020).
Dia menjelaskan ketidakrapian bisa dilihat dari pemasangan struktur kayu untuk atap. Jarak antara satu papan dengan papan yang lain terlihat masih ada celah sehingga ada kesan hanya asal pasang tanpa melihatkan unsur kerapian. “Kayu yang dipakai juga bermasalah. Karena kayu belum benar-benar kering, maka cat tidak mengilat dan terlihat kusam. Seharusnya kalau kayu benar-benar kering maka saat dicat akan mengilat,” katanya.
Mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) ini menyatakan beberapa temuan akan dijadikan rekomendasi untuk ditindaklanjut. Menurut dia, meski sudah menyerahkan hasil pengerjaan, tetapi rekanan masih memiliki tanggung jawab dalam pemeliharaan selama enam bulan setelah proyek diserahkan. “Hasil segera kami bahas, nanti dalam kurung seminggu rekomendasi sudah turun. Kalau melihat kondisi seperti itu, rekanan harus memperbaikinya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.