Tata Kelola MBG Dibenahi, Kebutuhan Anggaran Dipastikan Menyusut
Pembenahan tata kelola MBG diyakini menurunkan kebutuhan anggaran program seiring digitalisasi, validasi data, dan evaluasi manfaat ekonomi.
Warung Mie Ayam Bu Tumini./detikFood-Pradito Rida Pertana)
Harianjogja.com, JOGJA - Pecinta mi ayam Jogja berduka karena pemilik mi ayam legendaris \'Bu Tumini\' meninggal dunia, Jumat (7/2/2020) malam. Tumini sempat mengeluh sesak napas saat makan malam. Tumini dilarikan ke rumah sakit namun tak tertolong.
"[Penyebab meninggalnya] Karena gerah [sakit], sebelumnya sesak napas," Kepala Desa Jatiayu, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Giyono saat dihubungi detikcom, Sabtu (8/2/2020).
Dari informasi yang diperoleh Giyono, sesak napak Bu Tumini terjadi tadi malam tepatnya setelah Tumini santap malam. Menurutnya, hal itu membuat Tumini dilarikan ke rumah sakit.
"Jadi setelah makan itu [Bu Tumini] sesak napas, ke kamar mandi atau apa tahu-tahu sudah jatuh, terus dilarikan ke rumah sakit di Jogja.
Sebelumnya, Kepala Desa Jatiayu, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Giyono, membenarkan kabar Bu Tumini, pemilik mie ayam legendaris \'BuTumini\' yang sangat terkenal di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Pembenahan tata kelola MBG diyakini menurunkan kebutuhan anggaran program seiring digitalisasi, validasi data, dan evaluasi manfaat ekonomi.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Pemerintah Indonesia melobi AS agar minyak sawit dikecualikan dari tarif tambahan 10 persen. Airlangga menyebut proses di USTR masih berlangsung.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka bentrokan Pegangsaan. Warga dan keluarga korban sepakat menjaga kondusivitas serta mendukung proses hukum.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.