Jadwal KA Bandara YIA Xpress 24 Mei 2026, Jogja-YIA Cuma 35 Menit
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Xpress Minggu 24 Mei 2026 dari Jogja ke Bandara YIA beserta tarif dan jam keberangkatan terbaru.
Sejumlah awak media mendengarkan penjelasan mengenai satu pasien rujukan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, Rabu (29/01/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-- Pemda DIY akan menyiapkan regulasi melalui Gubernur DIY terkait antisipasi penyebaran virus corona. Pemerintah juga mengimbau kepada warga DIY agar tidak panik.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menyatakan pihaknya sudah menerima perintah dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X untuk membuat rancangan terkait regulasi berkaitan dengan virus corona. Regulasi itu diharapkan bisa menjadi pedoman bagi semua pihak dalam mengantisipasi penyebaran.
"Bapak Gubernur sudah menugaskan kepada saya untuk mengkonsep semacam regulasi apakah Pergub atau SK yang bisa dipedomani oleh semua pihak [guna mengantisipasi virus corona], semoga satu atau dua hari ini [bisa dikonsep]," kata saat ditemui di ruangannya, Senin (2/3/2020) sore.
Aji mengatakan pihaknya belum bisa menjelaskan detail isi regulasi tersebut karena masih dalam proses untuk dirancang. Begitu juga bentuknya akan dikonsultasikan dengan Gubernur, yang nantinya bisa berbentuk Pergub, Intruksi, Surat Keputusan atau Surat Edaran Gubernur DIY. Hanya saja salah satu bentuk yang memungkinkan dalam waktu dekat adalah Surat Edaran yang di dalamnya memuat siapa melakukan apa serta langkah yang harus ditempuh untuk mengantisipasi.
"Bentuknya instruksi atau apa saya belum memastikan, saya akan membuat [konsep], karena beliau [Gubernur DIY] sudah dhawuh [perintah] ke saya pokoknya dibuat regulasi yang cocok. Nanti saya akan matur [ke Gubernur DIY] apakah dalam [bentuk] Pergub, SK Gubernur, instruksi atau surat edaran," ucapnya.
Melalui regulasi tersebut diharapkan pihak-pihak terkait bisa menindaklanjuti. Sehingga secara bersama-bersama berupaya mencegah masuknya virus corona di DIY.
"Tentu lembaga pendidikan harus sosialisasi, sektor pariwisata, kesehatan, perguruan tinggi itu adalah lingkup yang harus menindaklanjuti, bupati walikota dan diharapkan melanjutkan ke desa atau kelurahan," katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menyikapi adanya virus coronan yang sudah masuk ke Indonesia. Ia meyakini kepanikan terjadi jika tidak memahami dengan benar karakteristik penyakit tersebut. Oleh karena itu jika sudah mengetahui tanda-tandanya terindikasi corona maka harus segera menghubungi dokter terdekat, supaya bisa didentifikasi. Lebih baik diperiksakan daripada terlambat.
Baskara Aji juga menegaskan agar masyarakat tidak melakukan aksi memborong barang-barang tertentu seperti masker. "Pakai masker boleh tetapi seperti biasa, jangan borong, nanti mborong kan berdampak pada kelangkaan barang. Kalau sudah langka kemudian panik, kalau panik kemudian terjadi hal-hal yang membuat SOP penanganan tidak berjalan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Xpress Minggu 24 Mei 2026 dari Jogja ke Bandara YIA beserta tarif dan jam keberangkatan terbaru.
BMKG memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berpotensi hujan pada Senin 25 Mei 2026, mulai hujan ringan hingga petir.
Harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini Senin 25 Mei 2026 terpantau stabil.
Kelurahan Pakuncen menggelar pelatihan sablon kaos untuk meningkatkan keterampilan dan mendorong ekonomi kreatif warga.
Rute Trans Jogja 2026 lengkap beserta tarif, pembayaran digital, dan jalur strategis di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Juventus gagal lolos ke Liga Champions usai ditahan Torino 2-2 pada pekan terakhir Serie A 2025/2026.