Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, PENGASIH - Panitia Khusus Pemilihan Wakil Bupati (pansus pilwabup) DPRD Kulonprogo melaporkan hasil kerja selama tiga bulan ini dalam rapat paripurna DPRD Kulonprogo, Senin (9/3/2020). Hingga hari ini, pansus masih belum dapat melakukan pemilihan wakil bupati lantaran belum sampainya hasil rekomendasi dari partai pengusung ke DPRD Kulonprogo.
Ketua Pansus Pilwabup, Istana mengatakan sudah menjalin komunikasi dengan Sekretariat Bersama (Sekber) Penjaringan Calon Wakil Bupati Kulonprogo Sisa Masa Jabatan 2017-2022, namun hingga kini masih kurang satu partai pengusung yang belum menurunkan rekomendasi.
Seperti diketahui, ada enam partai politik yang tergabung dalam sekber, yaitu PDIP, Nasdem, PAN, Golkar, Hanura, dan PKS. Hingga kini lima partai yaitu PDIP, Nasdem, PAN, Golkar, dan Hanura sudah menurunkan rekomendasi terhitung sejak 29 Januari hingga 25 Februari lalu.
"Sekber tinggal menunggu dari PKS dan informasinya hari ini [Senin] ada rapat DPP, mudah-mudahan segera ada kejelasan," kata Istana yang juga merupakan Sekretaris Sekber seusai rapat paripurna.
Terkait dengan pansus ini, Istana menuturkan statusnya diperpanjang berdasarkan PP No.12/2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota pasal 64 (4) yang menyebutkan tentang masa kerja pansus paling lama 6 bulan untuk tugas selain pembentukan Perda.
"Semua fraksi setuju bahwa kerja pansus diperpanjang dan ada berita acara dan rapur [rapat paripurna] ini jadi landasan pansus untuk melanjutkan kerjanya. Diperpanjang selama tiga bulan. Secara keseluruhan [menurut PP] kan enam bulan, sekarang sudah tiga bulan, sisa tiga bulan," kata dia.
Sementara itu, anggota Fraksi PKS DPRD Kulonprogo, Agung Raharjo mengakui jika hingga hari ini rekomendasi dari partainya belum turun. Dikatakannya, tahapan pengisian kepala daerah dari PKS melalui tiga tingkatan, yaitu tingkat provinsi, antara provinsi dan pusat, serta DPP pusat.
"Sudah selesai dua tingkatan itu, jadi kita sedang berproses di DPP. Dijadwalkan hari ini ada pembahasan, Kulonprogo juga dibahas hari ini [Senin]," kata Agung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.