Jadwal Angkutan Wisata Jogja-Ndrini Minggu 26 Juli 2026
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Minggu 26 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Ilustrasi virus Corona. /REUTERS-Dado Ruvic
Harianjogja.com, JOGJA—Salah satu dari dua pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Corona di Jogja hari ini diketahui pernah mengikuti seminar di Bogor, Jawa Barat seperti halnya pasien positif Covid-19 yang berada di Solo.
Dinas Kesehatan DIY akan melakukan tracing atau penelusuran kepada pihak yang pernah kontak erat dengan dua pasien yang dinyatakan positif.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia dapatkan, pasien dinyatakan positif yang saat ini dirawat di RSUD Kota Jogja diduga merupakan klaster dari Bogor. Karena pasien berusia 60 tahun ini sebelumnya mengikuti seminar di Bogor yang hampir sama dengan di Solo.
Adapun pasien positif yang dirawat di RSUD Panembahan Senopati seusai perjalanan dari Jakarta.
“Yang [dirawat] di RSUD Yo [Jogja] informasi [habis perjalanan] dari Bogor, ikut seminar sama dengan yang [kasus Covid-19] di Solo. Sementara yang [dirawat di] RS Paseba [Panembahan Senopati] terinfo datang Jakarta,” katanya Kamis (19/3/2020) petang.
Berty memastikan dua pasien baru yang dinyatakan positif corona itu saat ini dalam perawatan intens di kedua RSUD dengan ditempatkan di ruang isolasi. “[Pasien] Yang di RSUD Kota [Jogja], kondisi baik, sudah berada di ruang isolasi. Yang di RS Paseba [Panembahan Senopati] juga [di ruang isolasi], masih dalam perawatan dan pengawasan,” katanya.
Berty memastikan dua pasien baru yang dinyatakan positif corona itu saat ini dalam perawatan intens di kedua RSUD dengan ditempatkan di ruang isolasi. “[Pasien] Yang di RSUD Kota [Jogja], kondisi baik, sudah berada di ruang isolasi. Yang di RS Paseba [Panembahan Senopati] juga [di ruang isolasi], masih dalam perawatan dan pengawasan,” katanya.
Setelah adanya dua pasien yang dinyatakan positif, pihaknya akan segera melakukan tracing terhadap siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan keduanya. “Setelah dinyatakan positif, maka kami akan melakukan tracing, segera akan dilakukan tracing untutk dua pasien tersebut,” ucapnya.
Adapun tracing akan dilakukan pada orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien, mulai dari anggota keluarga, hingga tenaga medis yang melakukan perawatan. Mereka akan dilakukan pengambilan swab. “Tracing dilakukan pada kontak erat, keluarga serumah, dan tenaga medis yang merawat. Pada mereka akan dilakukan pemantauan dan pengambilan swab,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Minggu 26 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Beban pegawai dalam APBN 2025 mencapai Rp512,60 triliun, naik 7,58% dibandingkan 2024. Polri, Kemenhan, dan Kemenag menjadi instansi dengan beban pegawai terbes
FIFA resmi meluncurkan FIFA ASEAN Cup 2026 yang masuk kalender resmi FIFA. Indonesia menjadi tuan rumah Premier Division dengan hadiah juara mencapai US$1 juta.
Pengiriman chipset smartphone global turun 15% di semester I-2026. Qualcomm dan MediaTek tertekan, Apple & Samsung naik. Simak analisis lengkap Counterpoint!
Indonesia menempati peringkat kedua dunia sebagai negara dengan jumlah universitas terbanyak, mencapai 3.277 kampus. Simak daftar lengkap 10 negara teratas.
Putri Kusuma Wardani bertahan di peringkat 6 dunia BWF per 30 Juli 2026. Pebulu tangkis Indonesia itu hanya terpaut 565 poin dari posisi lima besar yang ditempa