Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus positif Covid-19 di DIY bertambah satu pada Selasa (7/4/2020). Berdasarkan informasi di map corona.jogjaprov.go.id, kasus baru ini kasus ke 39, laki-laki usia 51 tahun, Warga Gondokusuman, Kota Jogja.
Juru Bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan pada hari yang sama, dilaporkan dua kematian kasus positif, yakni kasus 38, laki-laki 42 tahun warga Kota Jogja dan kasus 35, laki-laki 60 tahun warga Sleman.
"Dilaporkan pula terdapat tiga kematian dalam proses uji lab, perempuan 95 tahun warga Sleman, perempuan 84 tahun warga Kota Jogja dan laki-laki 60 tahun warga Sleman," ujarnya.
Maka total kasus positif di DIY saat ini sebanyak 38 kasus, enam diantaranya sembuh dan tujuh meninggal. Total kasus negatif 117 kasus dan dalam proses 226, 11 diantaranya meninggal.
Total PDP DIY tercatat 381 pasien dan ODP sebanyak 2.908 orang. Ketua Gugus Tugas Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan dua kasus PDP meninggal yakni di Kecamatan Umbulharjo dan Ngampilan. "Sekarang di Kota Jogja positif dua kasus, PDP 14 kasus dan ODP 130 kasus," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Erling Haaland mencetak gol kemenangan Manchester City atas Coventry City. City menang 1-0 dan sempurna di tiga laga awal Premier League.
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mencapai Bogor. Erupsi masih berlangsung dan warga Banten-Lampung diminta waspada tanpa panik.
Telkomsel menilai anak muda wajib menguasai AI seperti ChatGPT dan Claude, tetapi kemampuan itu harus diimbangi etika penggunaannya.
Pasar gim Indonesia mencapai Rp32 triliun pada 2025. Komdigi melihat esports sebagai penggerak ekonomi digital dan lapangan kerja.
FEB UGM menggandeng Hochschule Osnabrück Jerman melalui IDB untuk mencetak doktor praktisi. UKT program ini Rp50 juta per semester.