Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Kondisi lengang di dalam gerbong KA Prameks tujuan Solo - Jogja, Sabtu (21/3/2020). /Solopos-Farida Trisnaningtyas
Harianjogja.com, JOGJA--Penumpang bus dan kereta di Jogja kini wajib mengenakan masker.
Pengelola Terminal Giwangan Kota Yogyakarta dan PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta mewajibkan seluruh penumpang yang akan menggunakan moda transportasi darat tersebut untuk mengenakan masker, bahkan PT KAI akan menolak penumpang jika tidak memakai masker.
“Meskipun jumlah penumpang yang menggunakan bus dari Terminal Giwangan turun, tetapi protokol kesehatan tetap kami lakukan. Mereka diminta menggunakan masker,” kata Kepala Satuan Pelayanan Terminal Giwangan Yogyakarta Bekti Zunanta di Yogyakarta, Rabu (8/4/2020).
Selain mewajibkan penumpang untuk menggunakan masker, Bekti mengatakan, seluruh kru bus bahkan komunitas yang beraktivitas di Terminal Giwangan juga diwajibkan mengenakan masker sebagai upaya untuk menjaga diri dan orang lain di sekitar agar tidak terpapar virus corona.
“Pada hari ini pun ada pembagian masker dari Polda DIY untuk komunitas dan penumpang,” kata Bekti yang menyebut bahwa penumpang sudah memiliki kesadaran yang cukup tinggi untuk mengenakan masker sehingga tidak perlu ada tindakan tegas mencegah penumpang naik bus apabila tidak menggunakan masker.
Bekti menambahkan pengaturan jumlah maksimal penumpang dalam satu bus untuk memastikan agar anjuran terkait “physical distancing” bisa dilakukan dengan baik, yaitu maksimal 50 persen dari kapasitas total.
Hal senada disampaikan Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakart Eko Budiyanto yang juga mewajibkan seluruh penumpang kereta untuk mengenakan masker.
“Penumpang kereta yang tidak menggunakan masker, tidak diperbolehkan naik kereta dan uang tiket akan dikembalikan 100 persen secara langsung,” katanya.
Menurut dia, kebijakan tersebut akan berlaku penuh mulai 12 April di seluruh stasiun di Daerah Operasi 6 Yogyakarta.
“Melalui kebijakan ini, kami ingin membantu mencegah semakin meluasnya penularan virus corona. Apalagi pemerintah pun sudah mewajibkan masyarakat yang beraktivitas di luar untuk selalu menggunakan masker,” katanya.
Selain kewajiban menggunakan masker, PT KAI juga tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat di setiap stasiun dengan pengecekan suhu untuk calon penumpang menggunakan thermal gun.
“Pembatasan jumlah maksimal penumpang di tiap gerbong juga dilakukan. Misalnya untuk kereta Prambanan Ekspres kami batasi hanya 50 persen dari kapasitas total,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan seluruh program dan capaian pembangunan di wilayahnya harus bermuara pada kesejahteraan rakyat
Ford akan pindahkan produksi Lincoln dari China ke AS mulai 2030. Tarif impor Nautilus 52,5% jadi pendorong utama. Langkah ini ikuti strategi GM dan perkuat man
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI