BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Warga Dusun Samen, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, kembali menolak warga yang baru mudik dari luar daerah. Kali ini yang ditolak adalah dua orang santri dari salah satu pesantren di Bali. Sebelumnya warga dusun setempat juga menolak dua warganya yang baru pulang dari Jakarta.
Kedua santri bernama Dimas dan Andriyas itu akhirnya ditampung di rumah karantina di gedung Saemaul yang sudah disediakan oleh Pemerintah Desa Sumbermulyo. Sampai saat ini penghuni rumah karantina sementara tersebut menjadi empat orang.
Salah seorang warga Samen, Rino Caroko membenarkan adanya penolakan kepulangan dua orang santri asal Bali tersebut. Menurut dia santri tersebut menuntut ilmu agama di salah satu pesantren di Bali, namun karena tidak ada kegiatan selama masa pandemi Corona, keduanya memilih pulang.
Namun sebelum sampai rumah, dua santri itu mendapat penolakan. Rino memastikan kedua santri itu merupakan warga Samen dan tinggal bersama seorang ibu. Keluarga tersebut juga terbilang kurang mampu. “Sebenarnya tidak semua menolak, ada juga yang menerima. Nah yang menolak ini khawatir ada penularan Covid,” kata Rino, saat dihubungi Kamis (16/4/2020).
Rino berujar penolakan warga juga cukup beralasan karena kekhawatiran adanya penularan virus Corona, terlebih Bali merupakan salah satu daerah yang terpapar Coronavirus Disease atau Covid-19. Rino pribadi tidak menolaknya, ia berpedoman pada aturan pemerintah bahwa semua pendatang atau pemudik harus karantina, baik karantina mandiri atau di rumah karantina yang disediakan warga atau pemerintah.
Ia mendorong pemerintah untuk dan Gugus Tugas Penanganan Infeksi Covid untuk memberikan pemahaman kepada warga terkait soal isolasi bagi pendatang atau perantau. “Konsekuensinya isolasi mandiri warga tidak mendekat dan kebutuhan sehari-harinya ditanggung oleh warga atau pemerintah desa,” kata dia.
Selain itu, “Desa harus mendukung dan menguatkan warga agar jangan sampai keluarga yang diisolasi dipersekusi,” imbuh Rino.
Kepala Desa Sumbermulyo, Ani Widayani membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan saat ini kedua santri tersebut sudah ditampung di rumah karantina sementara di gedung Saemaul, Kaligondang, desa setempat, tepatnya di samping Puskesmas bambanglipuro.
“Warga Samen tidak ingin ada kata-kata penolakan. Walaupun mereka [dua santri] memang sementara tidak diperbolehkan tinggal di rumah untuk sementara, diisolasi,” kata Ani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat