SBY Nyanyi di Distoria 2026, Festival Musik Pelajar Magelang Meriah
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
PDI Perjuangan DIY dan Baguna memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) dan masker kepada Puskesmas Sayegan, Sleman, Senin (27/4/2020). /Ist-Dok PDI Perjuangan DIY
Harianjogja.com, JOGJA-- Seiring terus digencarkannya penanganan Covid-19 oleh Pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat, kini semua bahu membahu melakukan upaya penanganan dan pencegahan virus Corona (Covid-19).
PDI Perjuangan khususnya di DIY sebagai bagian dari masyarakat merasa bertanggungjawab untuk ikut berpartisipasi, bergotong-royong membantu langkah-langkah pemerintah agar wabah Covid-19 segera cepat teratasi.
DPD PDI Perjuangan bersama Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan kini bergotong-royong dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya para tenaga medis.
Bertempat di Puskesmas Sayegan, PDI Perjuangan DIY dan Baguna memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) dan masker kepada Puskesmas Sayegan, Sleman, Senin (27/4/2020).
Bantuan APD dan Masker tersebut diserahkan langsung oleh Indra Dinarta, Ketua Gugus Tugas Penangangan Covid-19 DPD PDI Perjuangan DIY bersama Baguna dan dihadiri oleh Ramelan, Ketua PAC PDI Perjuangan Sayegan.
“Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami sebagai Partai Wong Cilik untuk mendukung langkah pemerintah dan berpartisipasi dalam menghadapi musibah akibat Covid-19 ini," ujar Ramelan, di sela kegiatan.
Bantuan ini sesungguhnya sebagai simbol apresiasi PDI Perjuangan kepada para petugas medis yang menjadi garda depan penanggulangan Covid-19. Apalagi, petugas medis di puskesmas yang menjadi rujukan awal bagi warga yang merasa ada gangguan kesehatan untuk kemudian diperiksa apakah diakibatkan virus Covid-19 atau tidak.
Alat pelindung diri (APD) dan masker adalah sesuatu yang sangat penting bagi tenaga medis dalam melaksanakan tugas kemanusiaan merawat pasien akibat Covid-19. Menurut Ramelan, jangan sampai para petugas medis tersebut terancam keselamatan karena kekurangan APD dan masker.
Ia mengatakan bantuan langsung ke puskesmas dimaksudkan agar mereka yang juga menjadi garda terdepan dalam pemeriksaan kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian yang serius selain rumah sakit rujukan.
"Untuk itu, PDI Perjuangan DIY mengajak kita semua khususnya pemerintah untuk memberi perhatian yang besar kepada keselamatan tenaga medis dalam menjalankan tugas kemanusiaanya. Tidak hanya tenaga medis di rumah sakit rujukan namun juga tenaga medis di puskesmas-puskesmas harus dibekali dengan peralatan yang memadai dalam menanggulangan Covid-19," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
Pemerintah meluncurkan program sertifikat tanah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Simak tiga kelompok penerima dan kriterianya.
Polresta Padang memeriksa siswa 17 tahun yang diduga merakit bom usai ledakan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan bersama Densus 88.
Pengacara Don Ritto membantah uang sitaan di de'Clan dan Koin Money Changer terkait tiga perkara korupsi. Dana disebut berasal dari proyek pelabuhan.
Densus 88 mengungkap terduga pelaku kasus ledakan di MAN 3 Padang merupakan pelajar berusia 17 tahun. Polisi masih mendalami motif dan sasaran.
Kemendikdasmen bersama Kemendagri menyiapkan kebijakan untuk sekolah yang kekurangan murid, termasuk sekolah dengan siswa di bawah 60 orang.