Pemkab Gunungkidul Verifikasi 30 Gerai KDMP, Ini Tujuannya
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul memastikan lokasi karantina untuk warga yang suspect Corona tetap berada di RS Saptosari. Kepastian ini sekaligus mengakhiri polemik lokasi karantina yang sempat mencuat.
Lokasi karantina sempat menjadi masalah karena bangunan di RS Saptosari masih diperbaiki, sedangkan hasil dari penelusuran tim medis sudah ada 11 warga asal Dusun Gadungsari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, yang harus dikarantina karena hasil dari rappid test menunjukan reaksi positif.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, mengatakan tim medis terus menelusuri penularan virus Corona di Dusun Gadungsari. Total hingga saat ini lebih dari 160 warga menjalani rappid test.
Menurut dia, dari tes cepat ini ada 19 warga yang menunjukkan reaksi positif. Meski demikian, Immawan menegaskan hasil tes cepat tidak bisa menjadi acuan utama karena kepastian harus melalui tes swab. “Sudah tes swab dan hasilnya lima negatif, tiga positif dan 11 warga lainnya masih menunggu,” kata Immawan kepada wartawan, Selasa (28/4/2020).
Dengan penelusuran ini maka ada 11 warga yang harus dikarantina. Sejak awal Pemkab sudah menyiapkan RS Saptosari sebagai lokasi karantina. Meski demikian, permasalahan muncul karena di rumah sakit ini masih ada pekerja yang melakukan perbaikan sehingga ruangan belum bisa ditempati. “Kami pun menyiapkan berbagai opsi untuk penampungan sementara, salah satunya memanfaatkan Gedung Kesenian di area Kantor Disdikpora,” katanya.
Namun lokasi tersebut tak jadi digunakan karena adanya penolakan dari warga sekitar yang takut terjadi penyebaran virus. “Kami berkoordinasi ulang dan akhirnya dipastikan tidak ada perubahan rencana,” katanya.
Kepala Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Agus Setiyawan, tidak menampik adanya warga di sekitar Gedung Kesenian yang resah menyusul adanya rencana tempat tersebut digunakan untuk karantina sementara. Menurut dia, keresahan muncul karena tidak ada koordinasi dari Pemkab. “Jelas kami resah, terlebih yang digunakan hanya seperti pengungsian biasa karena tidak dilengkapi dengan fasilitas medis,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Basarnas menyiagakan dua helikopter beserta kru dan tim medis untuk mendukung keselamatan MotoGP Mandalika 2026.
PSIM Jogja menilai Grup E League Cup 2026/2027 relatif bersahabat dan diuntungkan karena tak perlu menjalani laga tandang di luar DIY.
Kolaborasi, transfer pengetahuan, serta keterhubungan dengan jejaring pasar menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem usaha yang mampu berkembang
Harga iPhone 15 dan 16 turun hingga Rp1,5 juta setelah iPhone 18 rilis. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan 18 terbaru.
Komjak menilai konsep kekayaan tak wajar dan harta tak terjelaskan perlu diperjelas dalam RUU Perampasan Aset.