Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Sejumlah warga menjaga posko darurat yang dibangun di pintu masuk menuju RT 89, Dusun Anjir, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Minggu (3/5/2020). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara\n
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Plt Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Sri Budi Utami mengatakan pihaknya belum berencana melakukan rapid test massal meski telah ditemukan kasus reaktif di wilayah ini. Sebab menurutnya hal itu sudah ditentukan oleh Pemda DIY.
Sebelumnya pemda telah menetapkan tiga kabupaten yang boleh melaksanakan rapid test massal. "Yaitu Bantul, Gunungkidul dan Sleman, sementara untuk kota [Jogja] apalagi Kulonprogo dipandang relatif aman, jumlahnya [pasien positif COVID-19] masih sedikit, sehingga belum melakukan rapid test massal," ujar Budi, Senin (4/5/2020).
Penggunaan alat rapid test, di Kulonprogo sementara ini diprioritaskan untuk pihak-pihak yang memiliki risiko tertular virus Corona penyebab COVID-19.
Kalangan yang diprioritaskan di antaranya tenaga kesehatan, orang yang sempat berkontak dengan pasien kasus positif, pendatang dari luar daerah atau luar negeri dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang melakukan isolasi mandiri di rumah sembari menunggu keluarnya hasil tes swab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.