8 Karyawan Indogrosir yang Positif Covid-19 Merupakan Warga Sleman

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 13 Mei 2020 21:57 WIB
8 Karyawan Indogrosir yang Positif Covid-19 Merupakan Warga Sleman

Foto ilustrasi. /Ist-Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN- Jumlah karyawan Indogrosir berstatus warga Sleman, yang positif virus Covid-19 berjumlah delapan orang. Rinciannya, tiga orang dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa (12/5) dan lima orang terkonfirmasi pada Rabu (13/5/2020).

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan kedelapan warga Sleman yang positif Covid 19 ini berasal dari Klaster Indogrosir. Mereka sebelumnya termasuk 60 orang karyawan Indogrosir yang reaktif saat mengikuti RDT. "Dari 60 orang karyawan Indogrosir yang reaktif, ada sebanyak 32 orang warga Sleman yang diswab. Untuk sementara hasil swab baru delapan orang yang positif Covid-19," katanya, Rabu (13/5/2020).

Joko mengatakan, kedelapan warga Sleman tersebut berasal dari sejumlah kecamatan seperti Mlati, Seyegan, Minggir, Ngemplak dan Sleman. Mereka saat ini dirawat disejumlah rumah sakit rujukan mulai dari RSA UGM, RS PKU Muhammadiyah Gamping, dan RSUD Sleman.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman Novita Krisnaeni mengatakan tracing akan dilakukan Puskemas kepada keluarga pasien yang dinyatakan positif Covid-19. "SOP nya seperti itu. Setiap ditemukan kasus positif harus ditracing. Semua yang pernah kontak erat dengan kasus positif kami tracing jika hasil swab sudah ada," terang Novi.

Pemkab Sleman sendiri mulai melakukan RDT massal bagi pengunjung Indogrosir periode 19 April-4 Mei 2020. Jika hari pertama Selasa (12/5) dari 461 pengunjung yang mengikuti RDT massal sebanyak 20 orang pengunjung dinyatakan reaktif Covid-19. Adapun hari kedua, Rabu (13/5) dari 427 pengunjung yang mengikuti RDT massal sebanyak 19 orang pengunjung dinyatakan reaktif Covid-19.

Total hingga saat ini sudah 888 pengunjung Indogrosir yang mengikuti RDT massal dari 1.422 pengunjung yang mendaftar. Dari dua kali RDT tersebut total 39 pengunjung warga Sleman yang reaktif. Mereka saat ini menghuni Asrama Haji untuk diisolasi sambil menunggu hasil tes swab.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online