DHE Tracker, Eksportir Lebih Mudah Penuhi Aturan DHE SDA
Bank Mandiri menghadirkan DHE Tracker di Kopra by Mandiri untuk memudahkan eksportir memenuhi ketentuan DHE SDA sesuai PP Nomor 8 Tahun 2025.
Ilustrasi face shield./Istimewa/Business Insider via Okezone.com
Harianjogja.com, BANTUL - Mengingat sangat diperlukannya alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis di masa pandemi Covid-19 ini, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan memproduksi face shield secara massal untuk dibagikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah yang ada di seluruh Indonesia.
"Kebutuhan face shield sangat tinggi dan kita akan produksi massal untuk kita bagikan secara gratis," kata Rektor UMY Gunawan Budiyanto saat menyerahkan bantuan face shield di Kampus UMY, Kamis (14/5/2020), dikutip dari Okezone.com, Jumat (15/5/2020).
Ide awal produksi face shield ini, lanjut dia, tidak lepas dari kebutuhannya yang terus meningkat seiring bertambahnya kasus covid-19. Sementara stok di pasaran juga sangat terbatas, bahkan keberadaan alat ini mulai langka.
"Teknis pengerjaan dilakukan Program Studi Teknik Mesin di Lab Teknologi Plastik," jelasnya.
Sementara Kepala Prodi Teknik Mesin UMY Berli Paripurna mengatakan, untuk memproduksi secara massal, mereka melibatkan para mahasiswa dan relawan.
Bingkainya akan menggunakan plastik polypropylane yang tahan larutan kimia dan dapat disterilkan dengan panas. Sedangkan untuk shield-nya menggunakan acrylic.
Produksi frame dilakukan dengan mesin injection molding yang sudah ada di lab plastik. Sedangkan shield dibeli secara lembaran.
"Saat ini kita sedang proses pembuatan cetakan, sedangkan cetak massal akan kita mulai pekan depan," ujarnya.
Diperkirakan setiap hari alat yang ada akan mampu mencetak hingga 600 unit. Sedangkan target awal produksinya mencapai 14.000.
Nantinya alat ini dibagikan ke rumah sakit di jaringan Muhammadiyah. "Kita akan sumbangkan secara gratis ke rumah sakit," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Okezone.com dengan judul \'UMY Akan Produksi Massal Face Shield untuk Atasi Kelangkaan\'
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Bank Mandiri menghadirkan DHE Tracker di Kopra by Mandiri untuk memudahkan eksportir memenuhi ketentuan DHE SDA sesuai PP Nomor 8 Tahun 2025.
Gunung Merapi berstatus Siaga. BPPTKG mencatat enam guguran lava sejauh 2 km ke Kali Sat dan Putih pada Senin malam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 14 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
KLH akan mewajibkan produsen membiayai pengelolaan sampah melalui skema PRO sebagai penguatan tanggung jawab produsen atas kemasan.
Lima SD Negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran 2026/2027 karena kekurangan murid. Ratusan SD lainnya juga belum memenuhi kuota siswa.
Julian Alvarez menilai semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris bakal berjalan sulit. Argentina fokus memulihkan kondisi jelang laga.