Jangan Diabaikan, Ini 5 Gejala Awal Penyakit Parkinson
Kenali 5 gejala Parkinson yang dapat terlihat dari aktivitas sehari-hari, mulai tangan gemetar hingga perubahan suara dan cara berjalan.
Ilustrasi face shield./Istimewa/Business Insider via Okezone.com
Harianjogja.com, BANTUL - Mengingat sangat diperlukannya alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis di masa pandemi Covid-19 ini, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan memproduksi face shield secara massal untuk dibagikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah yang ada di seluruh Indonesia.
"Kebutuhan face shield sangat tinggi dan kita akan produksi massal untuk kita bagikan secara gratis," kata Rektor UMY Gunawan Budiyanto saat menyerahkan bantuan face shield di Kampus UMY, Kamis (14/5/2020), dikutip dari Okezone.com, Jumat (15/5/2020).
Ide awal produksi face shield ini, lanjut dia, tidak lepas dari kebutuhannya yang terus meningkat seiring bertambahnya kasus covid-19. Sementara stok di pasaran juga sangat terbatas, bahkan keberadaan alat ini mulai langka.
"Teknis pengerjaan dilakukan Program Studi Teknik Mesin di Lab Teknologi Plastik," jelasnya.
Sementara Kepala Prodi Teknik Mesin UMY Berli Paripurna mengatakan, untuk memproduksi secara massal, mereka melibatkan para mahasiswa dan relawan.
Bingkainya akan menggunakan plastik polypropylane yang tahan larutan kimia dan dapat disterilkan dengan panas. Sedangkan untuk shield-nya menggunakan acrylic.
Produksi frame dilakukan dengan mesin injection molding yang sudah ada di lab plastik. Sedangkan shield dibeli secara lembaran.
"Saat ini kita sedang proses pembuatan cetakan, sedangkan cetak massal akan kita mulai pekan depan," ujarnya.
Diperkirakan setiap hari alat yang ada akan mampu mencetak hingga 600 unit. Sedangkan target awal produksinya mencapai 14.000.
Nantinya alat ini dibagikan ke rumah sakit di jaringan Muhammadiyah. "Kita akan sumbangkan secara gratis ke rumah sakit," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Okezone.com dengan judul \'UMY Akan Produksi Massal Face Shield untuk Atasi Kelangkaan\'
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Kenali 5 gejala Parkinson yang dapat terlihat dari aktivitas sehari-hari, mulai tangan gemetar hingga perubahan suara dan cara berjalan.
Kanwil Ditjen Imigrasi DIY memperkuat kapasitas kehumasan di era digital melalui Smart Immigration Communication bersama GKR Bendara.
Pendaftaran MagangHub 2026 Tahap II dibuka hingga 8 September. Simak jadwal seleksi, pengumuman, dan mulai magang bagi peserta terpilih.
PHM merampungkan proyek SNB AOI 1-3-5 di WK Mahakam. Sumur NB-501 menghasilkan 6,12 MMscfd untuk memperkuat pasokan gas Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 4 September 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarif Rp8.000.
Indonesia masuk 10 besar pengguna ChatGPT dunia. OpenAI mengungkap tingginya adopsi AI dan peluang pengembangan ekosistem AI nasional.