Fenomena Offline Generation, Gen Z dan Alpha Kembali Cari Ruang Nyata
Gen Z dan Alpha mulai mengurangi screen time dan mencari pengalaman offline, termasuk berkumpul di kawasan seperti Blok M dan Dukuh Atas.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul mengumumkan dua pasien positif Covid-19 asal Bantul sembuh pada Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah, Minggu (24/5/2020).
“Lebaran, terdapat dua pasien Covid-19 sembuh,” kata Juru Bicara gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa dalam keterangan tertulis melalui aplikasi pesan singkat di Bantul, Minggu malam.
Menurut dia, dua pasien yang sembuh tersebut adalah perempuan berusia 20 tahun asal Kecamatan Pajangan dan laki-laki berusia 43 tahun asal Kecamatan Sewon.
Kedua pasien tersebut bebas dari infeksi virus Covid-19 setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bantul sejak dinyatakan positif tertular virus corona hampir dua pekan lalu.
“Keduanya adalah Klaster Indogrosir,” kata Sri Wahyu yang juga Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul.
Dengan adanya tambahan dua pasien sembuh pada 24 Mei ini, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bantul mencatat total jumlah kesembuhan kasus Corona di daerah ini sejak awal hingga saat ini sebanyak 36 orang, naik dari data yang dilaporkan pada 23 Mei yang berjumlah 34 orang.
Adapun total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bantul hingga Minggu (24/5/2020) tetap 56 orang, sebab tidak ada penambahan pasien positif. Sementara pasien positif yang dilaporkan meninggal dunia dua orang, sehingga pasien positif yang masih dirawat saat ini ada 18 orang.
"Kami laporkan per 24 Mei jam 19.30 WIB data pasien yang sedang rawat inap untuk pasien konfirmasi positif ada 18 orang," kata pria yang akrab disapa Oky tersebut.
Rumah sakit yang merawat pasien positif adalah RSPAU Hardjolukito dua orang, RS Bethesda satu orang, RSLKC tujuh orang, RS Panembahan Senopati empat orang, RS Jogja International Hospital (JIH) satu orang, RSU PKU Bantul satu orang, RS Bhayangkara satu orang, RSUP Sardjito satu orang.
"Sedangkan pasien dalam pengawasan yang sedang rawat ada 18 orang, pasien ODP [orang dalam pemantauan] ada lima orang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gen Z dan Alpha mulai mengurangi screen time dan mencari pengalaman offline, termasuk berkumpul di kawasan seperti Blok M dan Dukuh Atas.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.
Bandara YIA membatalkan 9 penerbangan dan menunda 1 penerbangan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar hingga Pekalongan, Pariaman, dan Padang Panjang. Tiga bandara menghentikan operasi sementara.
Marc Klok membidik kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar pada laga perdana BRI Super League 2026/2027 di GBLA.
Abu vulkanik Anak Krakatau terpantau hingga 50.000 kaki dan menyebar ke Jabodetabek, Banten, Lampung, Bengkulu hingga Sumatra Selatan.