Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Suasana Pasar Kuliner Imogiri pada Minggu sore (24/5/2020). Tampak masih ada pengunjung yang duduk berdekatan dan tidak pakai masker./Harian Jogja-hery Setiawan
Harianjogja.com, BANTUL - Meski sama-sama dikenal sebagai tempat nongkrong anak muda, dua pasar kuliner di Bantul menuai nasib yang berbeda. Pasar Kuliner Imogiri mulai kedatangan banyak pengunjung sejak perayaan Idulfitri. Sebaliknya, Pasar Kuliner Angkruksari justru terpantau sepi.
Pedagang minuman Pasar Kuliner Imogiri, Yati mengungkapkan pengunjung mulai berdatangan sejak Sabtu sore, (24/5/2020). Jumlahnya pun makin meningkat satu hari kemudian. Barang dagangannya saja sampai habis terjual. Imbasnya, pasar kuliner yang sejatinya tutup jam 20.00 WIB akibat Covid-19 akhirnya memperpanjang jam operasionalnya hingga pukul 22.00 WIB.
"Karena kemarin ramai, saya sampai kulakan lagi," ujarnya, Senin sore (26/5/2020).
Sayangnya, keramaian itu tidak diiringi oleh kesadaran pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan. Padahal arahan tertulis sudah tertempel di sejumlah sudut. Masih ada pengunjung yang duduk berhimpitan. Ada pula yang bahkan tidak pakai masker. Petugas pasar kuliner yang seharusnya bisa memberikan imbauan juga tak tampak batang hidungnya.
Mawar dan Salsa, dua pemudi asal Kecamatan Sewon datang ke Pasar Kuliner Imogiri. Mereka duduk berdua saling berhadapan dan sama-sama tidak mengenakan masker. Mereka berdua mengaku penat bila harus berdiam di rumah terus. Akhirnya, mereka pun memutuskan keluar rumah dan menikmati jajanan di sana. "Bosen sih sama isolasi. Terus akhirnya milih keluar, tapi cuma sebentar," kata Salsa, Senin (26/5).
Begitu juga dengan Desi. Ia datang bersama lima orang temannya. Mereka semua duduk berhimpitan memenuhi kursi. Ketika ditanya soal masker, buru-buru keenam pemudi itu langsung menutup mulutnya dengan jilbab.
Kondisi yang kontras terpantau di Pasar Kuliner Angkruksari, Kecamatan Kretek, Bantul. Waktu tempuh dari Pasar Kuliner Imogiri sekitar 30 menit perjalanan kendaraan roda dua. Harian Jogja tiba di sana sekitar pukul 20.00 WIB. Hanya ada satu lapak bakso dan tahu walik saja yang buka. Tak ada satu pun pengunjung yang datang.
Sugeng, pedagang yang masih tersisa di sana mengungkapkan selama pandemi Covid - 19, maksimal hanya 12 lapak saja yang buka. Di hari itu saja, cuma tiga lapak yang buka dan tutup saat sore hari.
Menurut pengamatan Sugeng, sepinya Pasar Kuliner Angkruksari merupakan imbas dari larangan mudik dan penutupan Pantai Parangtritis. Jika dibandingkan Idulfitri tahun lalu, kondisinya sangat berbeda. Tahun lalu, katanya, lapangan parkir penuh sesak kendaraan pengunjung. Mereka adalah pemudik maupun warga DIY yang baru saja pulang berwisata di pantai. "Tahun kemarin itu ramai. Sekarang sepi sekali. Parkiran saja bisa buat main sepak bola," ujarnya, Senin (26/5/2020).
Kondisi tersebut sebenarnya sudah berlangsung sejak masa tanggap darurat Covid - 19 diumumkan. Lapak-lapak yang sebelumnya sibuk melayani pengunjung, kini sepi dari aktivitas jual beli. Hal itu pula yang berdampak pada penurunan pendapatan pedagang. Sugeng sendiri mengaku pendapatannya menurun hingga tiga kali lipat dari biasanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Prabowo Subianto meminta jenderal TNI tidak menjadi "jenderal salon" dan menginstruksikan TNI, Polri, serta kepala daerah rutin memantau kebersihan lingkungan.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Kemendag menargetkan Indonesia Shopping Festival 2026 mencatat transaksi Rp38 triliun dengan 407 pusat belanja dan diskon hingga 80 persen.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.