Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
(Dari kiri ke kanan) Dandim 0731/Kulonprogo Letkol Inf. Dodit Susanto; Kapolres Kulonprogo, AKBP Tartono; Kapolda DIY, Irjen Pol Asep Suhendar; Bupati Kulonprogo Sutedjo dan Ketua DPRD Kabupaten Kulonprogo Akhid Nuryati, berfoto bersama dalam peresmian Program Kampung Kulo Siaga di Mapolres Kulonprogo, Selasa (2/6/2020). /Istimewa-Dokumen Polres Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kapolda DIY, Irjen Pol. Asep Suhendar, meresmikan Program Kampung Kulo Siap Amankan Warga (Kampung Kulo Siaga) besutan Polres Kulonpogo. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemukulan kentungan oleh Kapolda DIY diikuti Kapolres, Selasa (2/6). Peresmian dihadiri Bupati Kulonprogo Sutedjo; Ketua DPRD Akhid Nuryati; Dandim 0731/Kulonprogo Letkol Inf. Dodit Susanto; serta pejabat lain.
Asep Suhendar dalam sambutannya mengapresiasi Polres Kulonprogo yang berinovasi dengan Program Kampung Kulo Siaga. Program tersebut menurutnya, patut dicontoh oleh polres lain di DIY. Sebab, di era teknologi seperti sekarang, manusia harus bisa berkembang dan ikut beradaptasi dengan kemajuan zaman, termasuk jajaran kepolisian.
Menurut Kapolda, jika masyarakat tidak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan, maka bisa tergilas oleh perubahan dan tidak bisa muncul untuk melayani masyarakat dengan baik. Hal itu sudah dihindari oleh personel kepolisian.
"Sehingga dengan kehadiran Kampung Kulo Siaga ini diharapkan dapat melayani pengaduan terkait dengan penyaluran bantuan sosial serta informasi Covid-19 bahkan kriminal di Kulonprogo," kata Asep.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Tartono, menerangkan Program Kampung Kulo Siaga bersinergi dengan berbagai stakeholder seperti Kodim 0731/ Kulonprogo, Pemkab dan elemen masyarakat. Program Kampung Kulo Siaga tidak sekadar pemberian apresiasi kepada kelompok masyarakat kreatif, tetapi juga melayani pengaduan masyarakat terkait dengan penyaluran bantuan sosial serta informasi Covid-19 di Kulonprogo melalui posko yang tersebar di 12 polsek dan Polres Kulonpogo.
“Melalui posko ini kami berupaya mengajak masyarakat untuk mengawasi distribusi bansos. Hal itu untuk menghidari adanya politisasi bansos dan kasus salah sasaran. Beberapa contoh positif, ada warga yang secara sadar mengembalikan dana BLT karena merasa mampu. Kesadaran semacam itu patut diapresiasi dan diteladani,” kata Kapolres.
Masyarakat, menurut Kapolres, bisa melaporkan berbagai hal terkait penyaluran bantuan sosial yang tidak tepat sasaran atau masalah kriminal melalui Call Center 110, Polisiku, aplikasi smartphone Alwa Kulonprogo, aplikasi Kampung Kulo Siaga maupun melalui media sosial Humas Polres Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.