AI Tak Hanya Hapus Pekerjaan, 41 Juta Posisi Bisa Muncul
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, BANTUL- Pemkab Bantul menggandeng pemerintah desa di wilayahnya untuk mengevaluasi sebanyak 1.500 penerima bantuan sosial (bansos) Sapu Jagat dari APBD Bantul.
Sebab, dari nama-nama penerima bansos tersebut, ditengarai banyak kekeliruan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis mengatakan, ada total 9.352 penerima bansos Sapu Jagat. Dari jumlah tersebut, akan dicairkan dalam dua tahap, yakni anggaran senilai Rp13,2 miliar bagi 7.352 penerima untuk tahap pertama.
"Sisanya ada 1.500 penerima. Namun demikian, untuk data penerima tahap kedua ini masih akan diverifikasi ulang," kata Helmi di sela-sela pembagian Bansos Sapu Jagat di balai desa Patalan, Jetis, Senin (8/6/2020).
Menurut Helmi, beberapa hal yang perlu diverifikasi tersebut adalah kekeliruan nomor induk kependudukan (NIK), nomor kepala keluarga (KK) yang tidak sama.
Oleh karena itu, dengan adanya verifikasi ulang, diharapkan bansos Sapu Jagat APBD mampu mengcover warga yang belum menerima dari manapun juga.
Helmi berharap, warga bersabar jika belum menerima bantuan. Karena, mereka tinggal menunggu waktu saja untuk pencairannya.
Bupati Bantul, Suharsono mengatakan, pemberian bansos Sapu Jagat adalah insiatif pihaknya. Sebab, diakuinya dengan adanya pandemi Covid-19, cukup berdampak kepada masyarakat.
"Oleh karena itu, berapa pun harus diterima dan disyukuri. Kami berharap dipakai untuk kebutuhan pokok," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.