Prediksi Rupiah 6 Juli 2026 Menguat ke Level Rp17.910 per Dolar AS
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA-Kasus Covid-19 di Sleman pada Jumat (3/7/2020) telah mencapai sebanyak 128 kasus secara akumulatif. Jumlah itu naik dibanding sehari sebelumnya Kamis (2/7/2020), di mana secara akumulatif, kasus Covid-19 di Sleman masih tercatat di angka 125.
Merujuk laman resmi penanganan Covid-19 Pemda DIY https://corona.jogjaprov.go.id/, pada Jumat kasus positif Covid-19 bertambah tiga pasien baru.
Yakni pasien Kasus 323 laki-laki 31 tahun, pasien Kasus 325, perempuan 61 tahun dan pasien Kasus 326 perempuan 34 tahun. Ketiganya berasal dari Kecamatan Ngaglik, Moyudan dan Gamping.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan Kasus 323 riwayatnya masih dalam penelusuran, Kasus 325 memiliki riwayat perjalanan dari Sidoarjo dan Kasus 326 riwayat perjalanan dari Tangerang. “Kontak kasus positif pada Kasus 323 belum ada info apakah di DIY atau luar daerah,” ujarnya, Jumat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.
Presiden Prabowo Subianto minta birokrat, TNI, Polri, dan jaksa introspeksi. Tegaskan aparatur negara milik rakyat dan korupsi tidak boleh dibiarkan.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Baru Dua Bulan Lulus, 89,74% Lulusan SMK-SMTI Yogyakarta Terserap Industri, Mayoritas Sudah Bekerja Sebelum Wisuda
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY membidik sekitar 200 titik di wilayah DIY untuk menggelar program bedah buku secara masif