Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris Rilis Promo Gudeg Mercon Bakar
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun (kiri) menyumbang paket untuk canthelan saat berkunjung ke Dusun II Burikan, Sumberadi, Mlati, Sleman, Sabtu (4/7/2020)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengapresiasi kegiatan canthelan yang diinisiasi dan dikelola warga karena bisa membantu program ketahanan pangan di Kabupaten Sembada. Apalagi pada masa pandemi Covid-19 ini, banyak warga terkena dampak secara ekonomi karena pendapatan turun atau bahkan terkena pemutusan hubungan kerja.
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sleman sangat berterima kasih atas kerja cerdas dan kerja ikhlas warga Burikan karena sudah membantu menjaga ketahanan pangan sehingga tidak ada warga yang sampai kelaparan meski terdampak Covid-19,” ujar Wakil Bupati saat mengunjungi kegiatan canthelan warga Burikan, Sumberadi, Mlati, Sleman, Sabtu (4/7/2020).
Dalam kunjungannya, Sri Muslimatun meninjau canthelan di RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, dan RT 05 Dusun II Burikan. Di setiap lokasi canthelan, Wakil Bupati menyapa dan berbincang dengan warga yang sudah menanti kehadirannya. Dia menilai di dalam kegiatan canthelan ini ada nilai-nilai tepa selira, gotong-royong, dan saling peduli terhadap tetangga.
“Ini luar biasa. Silakan ambil [barang yang dicantelkan] seperlunya, memberi juga seikhlasnya. Apa yang kita punya bisa dimanfaatkan oleh yang lain. Saya lihat ada yang memberi sayur gori matang, kerupuk, tahu guling, piskopyor, dan sebagainya. Inilah salah satu wujud gotong-royong warga,” lanjutnya.
Koordinator Canthelan Dusun II Burikan, Murti Maharini, menyampaikan kegiatan ini dimulai di desanya sejak 17 Mei 2020 dan sampai saat ini masih berlangsung. Pada awal kegiatan, canthelan di Burikan mendapat dana stimulan dari Kagama Care berupa uang tunai senilai Rp500.000 dan dua kardus mi instan. Partisipasi warga Burikan terhadap program ini juga sangat tinggi sehingga canthelan yang semula hanya satu titik, sekarang menjadi tujuh titik canthelan yang tersebar di hampir semua RT di Dusun Burikan.
“Donasi baik uang ataupun barang yang terus mengalir baik donatur dari warga maupun dari luar dusun membuat canthelan ini masih bertahan sampai hari ini. Kekuatan canthelan di dusun kami adalah partisipasi warganya yang begitu tinggi,” ujar Murti.
Salah satu sukarelawan canthelan, Susana, berkisah suka duka saat awal membuat canthelan di lingkungannya. Dulu kata dia, pernah ada suara miring yang mengatakan kalau canthelan menghabiskan uang kas warga. Namun tudingan itu tidak menyurutkan niat Susana untuk terus membuat canthelan. “Padahal canthelan yang kami bikin tidak sepeser pun menggunakan uang kas warga. Semua murni dari kerelaan warga menyumbang atau mencantelkan secara pribadi,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Kamis (20/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000, memudahkan perjalanan dari pusat kota ke pantai.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.