Klasemen Super League 2026/2027, Arema FC di Puncak
Klasemen Super League 2026/2027 usai pekan pertama menempatkan Arema FC di puncak, Persib kedua dan Persija keenam.
Petugas medis mengambil sampel darah para pedagang dalam tes cepat Covid-19 di Pasar Bantul, Bantul, Rabu (24/06/2020)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul bakal menggelar tes cepat massal kedua untuk pedagang 44 pasar di Bantul sepekan ke depan. Pada tes cepat massal pertama, dari total 8.582 pedagang yang disasar, hanya 7.441 pedagang ambil bagian.
“Karena tes cepat massal harus dilakukan dua kali. Utamanya untuk yang negatif. Karena ada false negatif. Oleh karena itu, kami tetap menggelar tes ini,” kata Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharjo, di Pendopo Parasamya, Pemkab Bantul, Kamis (16/7/2020).
Menurut dia, pelaksanaan tes cepat massal yang digelar dua kali sudah sesuai dengan aturan yang ada. Sesudah pelaksanaan tes cepat pertama, jarak sepekan hingga 10 hari harus dilakukan lagi tes cepat, untuk memastikan seseorang tidak terpapar Covid-19.
“Ini semua juga sudah terjadwal. Beberapa pasar sudah melaksanakannya,” terang Agus.
Agus menilai keberadaan 96 pedagang reaktif saat dilakukan tes cepat massal pertama adalah pertanda baik. Sebab, dengan banyaknya pedagang reaktif dan beberapa di antaranya akhirnya dinyatakan positif usai uji usap, pengendalian Covid-19 bisa dideteksi
“Kami tidak mau nantinya menjadi bom waktu,” ungkap Agus.
Sementara, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul Sukrisna Dwi Susanta mengatakan 44 pasar yang dites tidak sepenuhnya dikelola oleh jawatannya. Ada beberapa pasar desa yang berada di bawah pengelolaan Dinas Pengendalian Penduduk KB Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKPMD) Bantul.
Disdag akan langsung menutup dan menyemprotkan disinfektan serta sterilisasi ke seluruh wilayah pasar, apabila ada pedagang yang dinyatakan positif Covid-19 seusai dilakukan uji usap.
Sejauh ini telah ada tiga pasar, yakni Pasar Sungapan, Sedayu dan Sorobayan, yang berada di bawah Disdag Bantul ditutup beberapa waktu lalu karena ada pedagang yang positif Covid-19. Hal sama juga dilakukan untuk Pasar Bantengan yang pengelolaan ada di bawah DPPKPMD.
Sukrisna juga telah meminta kepada lurah pasar untuk mengimbau ke pedagang agar ambil bagian dalam tes cepat serta menerapkan protokol kesehatan di pasar.
“Seandainya ada [pedagang] maupun pembeli yang tidak memakai masker, kami suruh pulang. Pembeli yang masuk tetap wajib pakai masker kemudian cuci tangan baik sebelum dia beli maupun setelah dia membeli atau keluar dari pasar, itu hukumnya wajib, tidak ada tawar menawar lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klasemen Super League 2026/2027 usai pekan pertama menempatkan Arema FC di puncak, Persib kedua dan Persija keenam.
BNPB mencatat 1.730 bencana melanda Indonesia hingga 7 September 2026, berdampak pada 111.533 rumah serta ribuan fasilitas publik.
DPR menyetujui anggaran Kemenkeu 2027 sebesar Rp49,80 triliun dengan sejumlah program dan kewajiban pelaporan kinerja tiap triwulan.
Jadwal Liga Champions 2026/2027 matchday 1, termasuk Real Madrid vs Inter Milan yang live SCTV pada Rabu 9 September pukul 02.00 WIB.
DPR menyetujui penjualan eks KRI Ki Hajar Dewantara senilai Rp370,62 miliar melalui mekanisme lelang.
Pemkot Jogja menguji penutupan sirip Malioboro secara bertahap. Akses warga, difabel, dan lansia menjadi perhatian sebelum kebijakan diterapkan.