Saat Barisan Pelajar DIY Diuji Terik dan Ketahanan di Mandala Krida
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.
Pelatihan budaya pelayanan prima melalui webinar kepada seluruh pegawai Kantor Imigrasi pada Kamis, 30 Juli 2020./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Kamis (30/7/2020) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta sebagai salah satu penyelenggara pelayanan publik memiliki komitmen dan janji kepada masyarakat untuk memberikan pelayanan baik yang sesuai dengan prosedur, dengan menekankan kepada kepastian persyaratan, kepastian waktu serta kepastian biaya. Sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pelayanan Kantor Imigrasi Yogyakarta mengadakan pelatihan budaya pelayanan prima melalui webinar kepada seluruh pegawai Kantor Imigrasi pada Kamis, 30 Juli 2020 yang bertempat di aula Kantor Imigrasi Yogyakarta dengan menghadirkan pakar pelayanan prima sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut Kepala kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang memang dipersyaratkan didalam persyaratan untuk mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), semoga kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan kepada pegawai Kantor Imigrasi Yogyakarta dan dapat diimplementasikan ke dalam kegiatan pelayanan setiap hari kepada masyarakat.
Di masa sekarang ini Kantor Imigrasi Yogyakarta sebagai salah satu penyelenggara pelayanan publik berkewajiban dituntut untuk melayani masyarakat secara transparan sesuai dengan intruksi dari Presiden Jokowi, berdasarkan Lembaga pengawas penyelenggara pelayanan publik Ombudsman RI. menilai Indonesia tertinggal jauh dan sangat kurang dalam hal kualitas pelayanan publik yang akan secara langsung mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia, peringkat pelayanan publik Indonesia saat ini berada di urutan 129 dari 188 negara di dunia.
Pakar Pelayanan Publik dari Bank Nasional Indonesia (BNI), Desi Karmila menjelaskan bahwa untuk perbaikan kualitas layanan kedepannya ada beberapa hal yang harus kita ketahui yaitu diperlukan standar pelayanan berupa prosedur, waktu dan biaya sehingga akan terciptanya Service Excellence.
“Saat ini di era digitalisasi masyarakat sangat cepat merespon apa yang kita sampaikan terkait pelayanan publik, dan kita sebagai penyelenggara pelayanan publik diperlukan strategi untuk menciptakan Service Excellence, ,jelas Desi.
Dalam kesempatan itu narasumber juga memaparkan terkait Customer Experience, Sikap layanan dari awal sampai mengakhiri layanan serta gangguan layanan yang menyebabkan komplain masyarakat dan bagaimana penangananya, dan berharap Kantor Imigrasi Yogyakarta dapat meberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat jogja dan mendapat predikat wilayah bebas dari korupsi pada tahun ini.
Di akhir kegiatan Kepala Kantor Imigrasi mengatakan bahwa pelayanan masyarakat harus dari hati dan harusnya pegawai Kantor imigrasi Yogyakarta berbahagia karena dapat melayani masyarakat. “Dan melakukan pekerjaan yang sangat mulia serta akan menjadi kebaikan bagi seluruh pegawai Kantor Imigrasi Yogyakarta,” ujar Adry. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan Rephaim, entitas kuno yang memperluas teror hingga satu wilayah. Tayang 8 Oktober 2026.
Polisi mengamankan remaja di Maguwoharjo, Sleman, setelah kecelakaan. Polisi menemukan celurit 50 cm yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.