Komunitas Lingkar Kajian Keris Luncurkan Besalen
Komunitas Lingkar Kajian Keris Jogja meluncurkan Majalah Besalen, Budaya-Keris Nusantara, Kamis (30/12/2021).
Bupati Bantul, Suharsono (kiri) berfoto bersama Pemimpin Cabang BPD DIY Cabang Bantul, Arief Budiman, seusai penyerahan penghargaan, Selasa (4/8/2020). /Istimewa-Dokumen Bank BPD DIY
Harianjogja.com, BANTUL—PT Bank BPD DIY terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul dalam banyak aspek, seperti program meningkatkan mutu pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor unggulan pariwisata dan mewujudkan Bantul menjadi smart city.
Sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dalam menyalurkan bantuan melalui program corporate social responsibility (CSR), Pemkab Bantul menyerahkan piagam penghargaan kepada PT Bank BPD DIY. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Bantul, Suharsono, dan diterima langsung oleh Pemimpin Cabang BPD DIY Cabang Bantul, Arief Budiman. Penyerahan dilakukan bersamaan dengan acara penyerahan penghargaan kepada 10 perusahaan lain, di Ruang Kerja Bupati Bantul, Selasa (4/8/2020).
Menurut Bupati, Bank BPD DIY mendukung pembangunan di Bantul. Di sektor pendidikan, beasiswa diberikan kepada sejumlah siswa dari SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Banyaknya peserta didik yang berkualitas namun terkendala biaya menjadikan bank pelat merah ini merasa harus hadir untuk memastikan mereka dapat menyelesaikan pendidikan tanpa harus memikirkan biaya. “PT Bank BPD DIY terpanggil untuk memberikan beasiswa kepada ratusan siswa dan mahasiswa sepanjang 2019,” kata Suharsono, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa.
Di sektor pariwisata, pengembangan sejumlah destinasi membutuhkan banyak pihak untuk ikut berpartisipasi. Di sektor ini, Bank BPD DIY ikut memberdayakan masyarakat demi mendorong perkembangan pariwasata. Salah satu contoh nyata yakni mendukung perkembangan Koperasi Nata Wana dengan membangun Kedai Kopi Nata Damar yang mempunyai filosofi bahwa menikmati kopi adalah bagaimana memberikan panas yang pas melalui damar/api. Nata Damar mempunyai singkatan Wana Wisata Budaya Mataram. Sebuah perpaduan yang pas antara filosofi dan budaya dalam hal ini budaya mataram. Dengan penataan kedai yang indah dan eksotis melengkapi kepuasan dalam menikmati kopi di kala senja dengan suasana yang lebih romantis.
“Pariwisata di Bantul menjadi keniscayaan seandainya tidak didukung oleh gerbang masuk Kabupaten Bantul yang dipercantik sedemikian rupa. Gerbang masuk adalah wajah yang akan memberikan gambaran Bantul yang indah. Pembangunan Taman Klodran sebagai gerbang masuk Kota Bantul juga tak lepas dari andil Bank BPD DIY dalam pembangunan sehingga Bantul yang indah, cantik dan bersih menjadi perwujudan Bantul Smart City,” kata Suharsono.
Di sektor kebersihan lingkungan, Bank BPD DIY juga hadir dengan pemberian dua kendaraan motor sampah yang diserahkan kepada Bumdes Tri Murti Lestari Srandakan. “Melalui CSR banyak program yang dibuat sejumlah perusahan yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bantul selama ini. Pemberian penghargaan CSR ini bukanlah ajang mencari yang terbaik dari perusahaan tersebut dalam melaksanakan program CSR, tetapi sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan dari Pemkab Bantul kepada perusahaan atas upayanya selama ini dalam bersama-sama berkolaborasi membangun Bantul. Harapannya ke depan ada inovasi dari kegiatan ini, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujar Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Lingkar Kajian Keris Jogja meluncurkan Majalah Besalen, Budaya-Keris Nusantara, Kamis (30/12/2021).
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.