Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Sejumlah orang melakukan pelatihan jemparingan di lapangan kalurahan Bendung, Kapanewon Semin. Minggu (9/8/2020)./Ist-Pemerintah Kalurahan Bendung
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin berkomitmen dalam upaya melestarikan olahraga tradisional jemparingan. Setiap satu minggu sekali digelar latihan bersama-sama dengan anggota komunitas.
Lurah Bendung, Didik Rubiyanto mengatakan, pihaknya ikut bertanggungjawab dalam pembinaan jemparingan di wilayahnya. Total sudah ada 45 anggota komunitas yang bermain dan berlatih jemparingan setiap satu minggu sekali. “Latihan dilaksanakan setiap minggu pagi,” kata Didik, Minggu (9/8/2020).
Menurut dia, olahraga ini memiliki banyak manfaat. Selain melatih fokus diri dan mempererat tali persaudaraan, juga sebagai upaya melestarikan budaya keistimewaan yang ada di DIY. Didik tidak menampik bahwa jemparingan merupakan olahraga tradisional yang sudah berlangsung secara turun temurun sehingga latihan bukan hanya sebagai sarana olahraga karena juga bagian dari budaya.
“Kami komitmen untuk melestarikan dan akan terus mendorong agar olahraga ini bisa berkembang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Meta membuka Muse Gadgets agar pengembang bisa membuat perangkat yang menjalankan agen AI Muse, termasuk melalui Muse Home Link.
Jadwal Argentina vs Burkina Faso pada 4 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Lionel Messi absen, Argentina berpeluang melakukan rotasi.
Google memperketat sideloading Android di Indonesia. Simak toko aplikasi terdampak dan cara memasang aplikasi tak terverifikasi
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Sepak takraw Indonesia meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 1-2 dari Jepang di final kuadran putra.