Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus Covid-19 di DIY pada Selasa (25/8/2020) bertambah sebanyak 41 kasus positif.
Hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada 25 Agustus 2020 terdapat tambahan 41 kasus positif, sehingga total kasus positif Covid-19 di DIY menjadi sebanyak 1.248 kasus.
Kasus baru itu terdiri dari Kasus 1213 sampai dengan Kasus 1253. Adapun distribusi kasus berdasarkan domisili:
1. Kota Yogyakarta: 1 kasus
2. Kabupaten Bantul: 19 kasus
3. Kabupaten Kulonprogo: 2 kasus
4. Kabupaten Gunungkidul: 6 kasus
5. Kabupaten Sleman: 13 kasus
Distribusi kasus berdasarkan riwayat:
1. Skrining karyawan kesehatan: 22 kasus
2. Kontak tracing kasus: 10 kasus
3. Perjalanan Luar daerah: 3 Kasus
4. Skrining pendidikan: 1 kasus
5. Masih dalam penelusuran: 5 kasus
Laporan jumlah kasus sembuh sebanyak: 11 kasus. Ssehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 857 kasus," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih, Selasa.
Sedangkan jumlah sampel diperiksa yakni sebanyak 923 sampel
dari 669 orang. Secara rinci masing-masing kasus yakni sebagai berikut:
1.Kasus 1213: Perempuan, 32 tahun Sleman (riwayat masih dalam penelusuran)
2.Kasus 1214: Perempuan, 52 tahun, Sleman (riwayat masih dalam penelusuran)
3.Kasus 1215: Laki laki, 17 tahun, Sleman (riwayat masih dalam penelusuran)
4.Kasus 1216: Perempuan, 30 tahun, Sleman (Riwayat hasil tracing kontak kasus 1154)
5. Kasus 1217: Perempuan, 6 tahun, Sleman (Riwayat hasil tracing kontak kasus 1154)
6.Kasus 1218: Laki-laki, 1 tahun, Sleman (Riwayat hasil tracing kontak kasus 1154)
7.Kasus 1219: Perempuan, 52 tahun, Sleman (Riwayat Masih dalam penelusuran)
8.Kasus 1220: Laki laki, 56 tahun, Bantul
9.Kasus 1221: Perempuan, 24 tahun, Bantul (Riwayat hasil tracing kontak kasus positif)
10. Kasus 1222: Perempuan, 50 tahun, Gunungkidul (Riwayat hasil tracing kontak kasus 953)
11.Kasus 1223: Laki laki, 50 tahun, Gunungkidul (Riwayat hasil tracing kontak kasus 969)
12. Kasus 1224 s.d 1231 (Riwayat hasil skrining karyawan kesehatan)
13. Kasus 1232: Laki-laki, 26 tahun, Bantul (Riwayat masih dalam penelusuran)
14.Kasus 1233: Perempuan, 31 tahun, Sleman (Riwayat Perjalanan dari Jakarta)
15.Kasus 1234 s.d kasus 1239 (Riwayat hasil skrining karyawan kesehatan)
16.Kasus 1240: Laki laki, 35 tahun, Gunungkidul (Riwayat hasil tracing kontak kasus 978)
17.Kasus 1241: Laki-laki, 23 tahun, Gunungkidul (Riwayat perjalanan dari Kairo)
18.Kasus 1242: Laki-laki, 27 tahun, Gunungkidul (Riwayat hasil tracing kontak kasus 977
19. Kasus 1243 s.d 1250 (Riwayat hasil skrining karyawan kesehatan)
20.Kasus 1251: Laki laki, 24 tahun, Sleman (Riwayat : Hasil skrining pendidikan)
21.Kasus 1252: Laki laki, 34 tahun, Sleman (Riwayat : Perjalanan dari Sulawesi Selatan)
22.Kasus 1253: Laki laki, Kulonprogo (Riwayat : Hasil tracing kontak kasus 1062
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini diprediksi melemah di Rp17.540-Rp17.590. Simak sentimen global dan domestiknya.
Perbasi Kulonprogo menggelar Binangun Basketball Championship 2026 untuk membina atlet muda sekaligus mengalihkan pelajar dari kecanduan gadget.
MSI mendorong pengembangan singkong di DIY untuk mendukung target bioetanol E20 pada 2028 dengan jaminan pasar dan harga bagi petani.
Menko Pangan Zulhas memastikan bantuan pangan beras berlanjut hingga Desember 2026 dengan tambahan alokasi 1 juta ton untuk tiga bulan.
Sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi mulai tiba di Jateng untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Semarang pada 11-20 September 2026.