Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Serap 650 Pekerja
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Warganet mengunggah gambar ilustrasi perbedaan Sewon dan Prawirotaman. - (Twitter/@ichibanblonde)
Harianjogja.com, JOGJA--Warganet ramai membandingkan antara Bantul dan Kota Jogja yang sama-sama berada di wilayah DIY.
Yogyakarta memiliki empat jalan lingkar yang membatasai garis wilayah antardaerah. Salah satunya adalah yang menjadi perbatasan kawasan Sewon, Bantul dengan Prawirotaman Kota Jogja.
Selain berbeda wilayah administrasi, nyatanya kedua wilayah yang berdekatan ini punya sejumlah perbedaan mencolok.
Hal ini seperti dibagikan oleh akun Twitter @ichibanblonde. Dalam dua foto yang diunggahnya Kamis (27/8/2020), terlihat foto pertama menunjukkan sebuah era peradaban di mana manusia belum mengenal baju dan masih hidup secara nomaden.
Sedangkan foto kedua memperlihatkan suasana sebuah negara maju dengan beragam fasilitas canggih seperti kendaraan melayang. Ia menuliskan daerah tertinggal adalah Sewon sementara daerah maju adalah Prawirotaman.
Ia beranggapan bahwa meskipun hanya berbatas jalan raya, namun ada perbedaan besar antar dua tempat tersebut. Prawirotaman sendiri dikenal sebagai daerah yang kerap dijadikan transit atau menginap para turis mancanegara.
Ada banyak sekali hotel, bar dan rumah makan khas luar negeri yang bermukim di sana.
Sewon. Prawirotaman pic.twitter.com/CPdMdRF7fn
— Pensil inul? (@ichibanblonde) August 27, 2020
Sementara Sewon dikenal dengan keberadaan kampus kesenian ISI Yogyakarta. Penampilan kedua wilayah ini sendiri terlihat mencolok perbedaannya.
Sejak diunggah, foto tersebut banyak menarik perhatian warganet. Diantaranya ada seribu lebih membagikan ulang, dua ribu menekan tombol suka dan dua ratus memberikan tanggapan.
"Wong Sewon weruh drone lewat ketok e sak kampung bakal heboh (Orang Sewon lihat drone lewat kayaknya satu kampung bakal heboh-red)," tulis akun @tofompefel.
"Bantul mah luwih epic cuy, sudah beda dimensi malahan wkwk," komentar akun @rafli_arfian.
Sementara akun @sandyprasetya mengatakan, "A*jir rumahku masuknya Sewon tapi ke Prawirotaman cuma sekilo pas perbatasan banget."
"Hahaha Sewon adalah Bantulitikum yakni persepsi orang-orang yang nggak pernah keluar rumah adalah orang-orang yang kurang pergaulan," tanggapan akun @RisdaNurWidia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
DPAD DIY mengedukasi masyarakat pentingnya arsip sebagai aset berharga dan bukti hukum melalui kampanye sadar arsip sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.