Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman mencatat jumlah orang tanpa gejala (OTG) atau asimtomatik yang menghuni Faskes Darurat Asrama Haji hingga Kamis (3/9/2020) berjumlah 26 orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi menuturkan salah seorang di antaranya merupakan OTG reaktif, sementara 25 orang lainnya berstatus OTG positif. "Perkembangan terakhir, totalnya ada 26 yang menghuni Asrama Haji," kata dia pada Jumat (4/9/2020).
Mereka saat ini dirawat di Gedung Makkah sebanyak 24 orang dan dua orang lainnya menghuni Gedung Muzdalifah.
Menurutnya, kebijakan Pemkab Sleman bagi pasien yang positif Covid-19 dan tergolong asimtomatik, maka yang bersangkutan akan menjalani isolasi di Asrama Haji. Sementara, bagi pasien yang bergejala harus dirawat di rumah sakit rujukan.
"Asimtomatik terkonfirmasi positif dirawat di Asrama Haji. Yang bergejala tanpa pandang bulu, mulai dari gejala ringan sampai berat, masuk ke RS rujukan," terangnya.
BACA JUGA: Begini Kronologi Covid-19 Menulari Perusahaan di Boyolali
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo menuturkan pedoman Covid-19 Kemenkes versi ke-5 mengatur kasus positif asimtomatik cukup isolasi mandiri di rumah. Namun, kebijakan Pemkab Sleman masih mengharuskan mereka isolasi di faskes selama 10 hari, kemudian ditambah 4 hari isolasi mandiri di rumah.
"Kalau asimtomatik tidak ada swab evaluasi, 10 hari sudah dianggap sembuh. Kecuali selama 10 hari isolasi itu ada gejala atau keluhan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.