30 Tahun Kudatuli, PDIP Kota Jogja Teguhkan Demokrasi
DPC PDIP Kota Jogja Gelar Refleksi Kudatuli 1996, Eko Suwanto Ajak Kader Jaga Konstitusi & Demokrasi Untuk Kesejahteraan Rakyat
Deklarasi sukarelawan KS Sembada-Ist
Harianjogja.com, SLEMAN--Untuk menyukseskan dan memenangan pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cwabup) Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sleman 9 Desember 2020, para sukarelawan yang tergabung dalam Relawan Kustini-Danang (KD) Sembada dideklarasikan dan dikukuhan.
Deklarasi dan pengukuhan Relawan KD Sembada dengan anggotaa yang tersebar di wilayah Kecamatan Mlati, Minggir, Moyudan, Goden, Gamping dan Seyegan itu dilakukan di Joglo Wulandari, Margoagung, Moyudan, Minggu (27/9/2020) tersebut dihadiri pasangan Cabup-Cawabup Dra Hj Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa SE serta Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY GM Totok Hedi Santosa serta 50 relawan yang mewakil 500 Relawan KD Sembda.
Menurut Pelaksana dan Penanggungjawab kegiatan Kelik Paran, deklarasi dan pengukuhan Relawan KD Sembada merupakan salah satu bentuk konsolidasi dukungan dari masyarakat umum yang tergabung dalam relawan-relawan pendukung KSP-Danang Maharsa menuju pintu gerbang kemenangan dalam Pilkada Sleman 2020.
Selain dihadiri pasangan Cabup-Cawabup yang diusung PDI Perjuangan dan PAN dengan dukungan Partai Gelora serta beberapa partai tersebut, juga dihadiri Ketua DPC PDIP Sleman Koeswanto, 50 perwakilan Relawan KD Sembada dan Satgas Cakrabuana PDIP Sleman.
"Para relawan ini tidak hanya berisi kader PDI Perjuangan tetapi juga dari berbagai partai pendukung dan berbagai elemen masyarakat," kata Kelik Paran.
Sementara GM Totok Hedi Santosa yang juga selaku Komadan Tempur Pilkada Sleman 2020 mengatakan bahwa setiap warga negara bersamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan maka siapa pun dapat mencalonkan diri dalam kontestasi pilkada, termasuk Ibu kustini dan Mas Danang Maharsa.
Karena itu, Tohed-sapaan akrab Totok Hedi-berharap dengan jumlah relawan yang ada harus bergotong-royong, solid bergerak mendukung dan memperjuangkan kemenangan Kustini-Danang Maharsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.