Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Jalur Jogja-Wonosari dilaporkan macet akibat serbuan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Gunungkidul.
Liburan panjang dimanfaatkan warga untuk berwisata. Di Gunungkidul belasan ribu wisatawan memadati berbagai objek wisata. Kondisi ini membuat Jalan Wonosari - Yogyakarta terjadi kemacetan panjang.
Akibat padatnya arus lalu lintas, jalur yang biasa ditempuh hanya satu jam bisa menjadi lebih dari dua dua jam.
"Saya dari Wonosari jam 16.30 WIB sampai di Yoya sudah pukul 19.00 WIB baru lepas di Ring Road Timur Yogyakarta," tutur salah seorang wisatawan Nur Hayati kepada iNews.id Kamis (29/10/2020) malam.
Dia mengaku kaget lantaran di saat pandemi Covid-19 justru banyak wisatawan ke Gunungkidul. Saat melintas di simpang empat Patuk, kembali terjadi antrean panjang karena banyak kendaraan yang berbelok menuju arah Heha Sky View di Jalan Dlingo-Patuk. Kondisi ini menjadikan arus semakin padat dan macet.
Sementara Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Gunungkidul Aris Sugiyantoro menjelaskan untuk satu hari sedikitnya 10.000 wisatawan memadati sejumlah objek wisata. Pihaknya juga terus memantau kedisiplinan wisatawan terkait dengan standar protokol kesehatan.
"Kita langsung tegur apabila ada wisatawan tanpa masker. Begitu juga dengan suhu tubuh serta kewajiban jaga jarak," ujarnya.
Aris menyebut setiap hari ada peningkatan wisatawan di sejumlah objek wisata.
BACA JUGA: Jenazah Dibungkus Jarik Dibawa Pakai Motor Bikin Geger Warga
"Puncak ya adalah hari Sabtu mendatang (31/10/2020) mendatang," katanya.
Artikel ini telah tayang di iNews.id berjudul "Ribuan Wisatawan Padati Gunungkidul, Jalur Yogya - Wonosari Macet"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.