Prabowo Hadiri KTT BRICS di India, 11 Negara Berkumpul Bahas Tata Kelola Global
KTT BRICS ke-18 di India mempertemukan 11 negara anggota di tengah konflik AS-Iran dan Rusia-Ukraina yang berdampak pada ekonomi global.
Dalang Ki Seno Nugroho./@kiaikanjeng via Okezone
Harianjogja.com, JOGJA - Berita duka melanda seniman pewayangan Indonesia. Salah satu dalang kondang, Ki Seno Nugroho dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (3/11/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Budayawan Sujiwo Tejo lewat akun Twitter @sudjiwotedjo. "Sugeng tindak Ki Seno Nugroho .. sampai jumpa.. #utangRasa Waktu Juli lalu sowan ke rumahmu di Sedayu, Yogya, aku gak bisa tegur sapa krn kau ud start mendalang Wayang Climen, pulang duluan krn ada kerjaan, gak bisa pamit .. aku pikir toh kita masih akan ketemu lagi di dunia..," tulisnya, Rabu (4/11/2020).
Salah seorang sahabat Ki Seno Nugroho, Joko B Purnomo membenarkan kabar itu. Calon Wakil Bupati Bantul ini menyebut Ki Seno Nugroho meninggal di RS PKU Gamping. "Saya dapat kabar baru saja, sekitar pukul 22.30," kata Joko saat dihubungi.
Baca juga: Kabar Duka: Dalang Kondang Ki Seno Nugroho Meninggal Dunia
Sosok Ki Seno Nugroho sejak umur 10 tahun sudah mulai terjun ke dunia pedalangan. Menginjak usia 15 tahun, Ia mengawali karir sebagai seorang dalang.
Pria kelahiran Jogja, 23 Agustus 1972 itu terjung ke dunia pewayangan saat masih duduk di Sekolah Menengah Kesenian Yogyakarta. Awal mula terjun ke dunia tersebut pun lantaran kekagumannya terhadap sosok Ki Manteb Soedharsono yang membuat dia tertarik pada pedalangan dan terus menggelutinya.
Hingga sekarang ini, Seno belum mempunyai sanggar pedalangan sendiri, tetapi sesekali beberapa orang dari mancanegara belajar mendalang padanya. Dia juga mempunyai kelompok karawitan sendiri yang diberi nama Wargo Laras dengan jumlah anggotanya kurang lebih 50 orang.
Sebagai seorang profesional, dia dikenal secara luas sebagai dalang melalui pergelaran wayang kulit yang memadukan antara gagrak Surakarta dan gagrak Jogja. Kekhasan lainnya yang membuat terkenal adalah saat menampilkan panakawan Semar, Garèng, Pétruk, Bagong dengan guyonan yang spontan, kontekstual, aktual, dan lucu.
Baca juga: Duh, Lebih dari 50% Penerima Subsidi Listrik adalah Warga Mampu
Selain mendalang di Indonesia, Seno Nugroho juga pernah diundang tampil di negara Belanda dan Belgia. Kini, Dalang kondang itu telah pergi selamanya. Namun karya dan ilmu Ki Seno akan selalu dikenang selamanya. Selamat jalan Ki Seno.
Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Meninggal Dunia, Ini Profil Dalang Ki Seno Nugroho ".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
KTT BRICS ke-18 di India mempertemukan 11 negara anggota di tengah konflik AS-Iran dan Rusia-Ukraina yang berdampak pada ekonomi global.
Es tape Rubingin di Buk Begal Panjatan, Kulonprogo, telah berjualan sejak 1975 dan kini mampu menjual sekitar 400 gelas sehari.
Kualitas udara Jakarta masuk tiga terburuk di dunia dengan AQI 158 pada Minggu pagi. Walhi menilai polusi terjadi akibat kegagalan struktural.
Aktor China Cheng Lei menyebut setiap karakter memiliki tantangan berbeda, dari adegan kungfu hingga pendalaman emosi dalam kisah romantis.
Dean James bermain imbang bersama Go Ahead Eagles, sementara Justin Hubner dan Ole Romeny kalah 1-5 dari Ajax di Eredivisie.
Erick Thohir menegaskan pemerintah tak lagi membangun fasilitas olahraga tanpa road map dan memilih mengoptimalkan aset yang mangkrak.