Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Ahmad Naufal (kiri), warga Sinduadi, Mlati, saat mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan Sleman, beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjadi peserta BPJS Kesehatan selain diamanatkan oleh undang-undang juga memberikan kemudahan bagi pesertanya. Selama mengikuti prosedur yang ditetapkan, peserta akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang memuaskan.
Ahmad Naufal, warga Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, punya pengalaman menjadi peserta BPJS Kesehatan. Selama menjadi peserta, ia mengaku tidak mendapat perlakuan berbeda untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Yang saya rasakan selama ini pelayanan BPJS Kesehatan tidak ada masalah. Saya dilayani dengan baik. Selain saya, istri, ada tiga anak saya yang juga terdaftar sebagai peserta BPJS," katanya kepada Harian Jogja, belum lama ini.
Memang, katanya, antrean pelayanan di fasilitas kesehatan agak lama. Namun ia memaklumi karena yang membutuhkan pelayanan kesehatan BPJS Kesehatan bukan hanya dirinya. Hal itu menunjukkan jika layanan BPJS Kesehatan mulai banyak digunakan oleh masyarakat. “Yang lama antreannya. Tapi enggak masalah karena itu hak semua orang. Harus dimaklumi karena yang ingin periksa bukan saya saja," kata Naufal.
Selama menggunakan kartu BPJS Kesehatan, Naufal mengatakan tidak membayar biaya tambahan lainnya. Semua sudah ditanggung. Ia juga mengaku selalu tertib membayar iuran. "Kuncinya cuma satu. Ikuti prosedur yang ditentukan oleh BPJS Kesehatan. Misalnya kalau ke rumah sakit pakai rujukan dari faskes pertama," katanya.
Apalagi, kata Naufal, di masa pandemi ini BPJS Kesehatan memberikan kemudahan bagi peserta dengan aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mobile. Ia akan menggunakan aplikasi ini agar bisa lebih praktis, menghemat waktu dan tenaga. "Tadi sebenarnya mau mengurus perpindahan faskes satu, biar lebih dekat dengan rumah. Kata petugas bisa menggunakan aplikasi JKN di ponsel. Nanti biar anak saya yang download," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.