Serangan Udara Myanmar Tewaskan 50 Orang, PBB Minta Kekerasan Dihentikan
Sekjen PBB Antonio Guterres mengecam serangan udara di Rakhine, Myanmar, yang dilaporkan menewaskan 50 orang dan melukai hampir 60 lainnya.
Suasana acara nikah bareng yang digelar Forum Ta'aruf Indonesia (Fortais) di Jogja./Antara-Fortais
Harianjogja.com, JAKARTA – Meskipun resepsi pernikahan sulit dilakukan di masa pandemi Covid-19, acara ini bisa menjadi salah satu kesempatan untuk mengampanyekan protokol kesehatan.
Hal ini dilakukan oleh Forum Ta\'aruf Indonesia (Fortais) di Kota Jogja, yang mengampanyekan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19, khususnya gerakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).
Ketua Fortais Ryan Budi Nuryanto mengatakan selama pandemi Covid-19 organisasinya berkomitmen mengedukasi masyarakat untuk mencegah munculnya klaster keluarga gara-gara acara pernikahan.
Ryan mengemukakan Fortais sejak tahun 2006 telah menggelar acara nikah massal untuk membantu warga tidak mampu menikah. Selama pandemi, Fortais menggelar acara pernikahan massal secara bergelombang dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Sejak awal pandemi kami telah mengadakan delapan kali acara nikah bareng. Sampai sekarang totalnya 75 pasangan (yang dinikahkan)," ujar Ryan, Minggu (15/11/2020).
Dalam setiap acara nikah massal, ia menjelaskan, seluruh orang yang hadir harus dicek suhu tubuhnya, serta menggunakan masker dan cuci tangan. Pasangan pengantin dan petugas penyelenggara acara pernikahan juga diharuskan memakai sarung tangan.
Di samping itu, Fortais membatasi jumlah orang yang hadir dalam acara pernikahan maksimal 10 orang. Pihaknya juga menyediakan acara virtual serta drive thru bagi tamu undangan.
Sebagai bentuk kampanye protokol kesehatan, Fortais menyediakan sarana pendukung pencegahan Covid-19 seperti masker dan cairan pembersih tangan dalam mahar pernikahan.
"Pasangan pengantin yang kami nikahkan juga kami jadikan duta protokol kesehatan," ujarnya.
Dia berharap penerapan protokol kesehatan dalam acara nikah massal dapat menginspirasi yang lain dalam penyelenggaraaan acara pernikahan di masa pandemi Covid-19.
Fortais berupaya mengelar acara serupa guna terus mempromosikan protokol kesehatan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sekjen PBB Antonio Guterres mengecam serangan udara di Rakhine, Myanmar, yang dilaporkan menewaskan 50 orang dan melukai hampir 60 lainnya.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Raja Maroko Mohammed VI menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah negara tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar budaya antikorupsi selalu melekat dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya.
Angka pernikahan di Kulonprogo terus menurun. Kemenag menyebut kesiapan dan penurunan jumlah penduduk menjadi sejumlah faktornya.
The Temple of Champions digelar di Candi Prambanan pada 7 November 2026, menghadirkan pertandingan tinju perebutan sabuk WBC Asia.