Debut Menantang, Veda Pratama Finis ke-16 di Moto3 Hungaria
Veda Pratama finis ke-16 di debut Moto3 Hungaria 2026 meski kena penalti. Simak hasil lengkap balapan.
Para model memamerkan beragam karya desainer Indonesia dalam gelaran peragaan busana Jogja Fashion Rendezvous 2020 di Atrium Jogja City Mall (JCM), Minggu (22/11/2020)/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Pengunjung Jogja City Mall terpukau dengan gelaran peragaan busana Jogja Fashion Rendezvous 2020 di Atrium Jogja City Mall (JCM), Minggu (22/11/2020). Selain memadati grand flour lokasi kegiatan, tidak sedikit pengunjung JCM yang menyaksikan ajang bergengsi tersebut dari lantai atas lainnya.
Jogja Fashion Rendezvous tahun ini mengusung tema "Niwasana Khatulistiwa". Tema tersebut diangkat untuk menggambarkan kekayaan budaya Indonesia dalam lukisan wastra. Setidaknya terdapat 24 desainer ternama Indonesia yang tampil dalam gelaran ini. Seperti Sabrina Atelier dan Linda Susanti. Karya-karya mereka diperagakan oleh para model profesional dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka melakukan runway di atas panggung sepanjang 25 meter.
Ada juga guest desainer ternama, Windy Dhandra dan G. Liem serta Wilda Situngkir selaku Putri Indonesia Pariwisata 2018 yang siap memeriahkan acara. Runner Up Ketiga Miss Supranational 2018 ini berperan sebagai visual dari Ibu pertiwi. Winda memakai busana karya masterpiece Windy Chandra kolaborasi dengan G. Liem serta Robin Karebet. Sedangkan, dukungan lain datang dari LT Pro sebagai official make up dan Asmat Pro sebagai show management team.
Direktur Event and Promotions PT Garuda Mitra Sejati Feni mengatakan acara ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Penerapannya dilakukan tidak hanya bagi panitia, pengunjung, tamu undangan, hingga model pun menerapkan prokes. "Prokes dijalankan sesuai arahan pemerintah," ucapnya.
Dia mengatakan, pagelaran peragaan busana dilakukan untuk mendukung para desainer menuangkan ide-ide kreatifnya. Gelaran tersebut mempertemukan desainer dari berbagai daerah untuk menampilkan rancangan busana orisinil karya anak bangsa. "Selama pandemi, banyak para desainer yang tidak bisa mengekspos karyanya ke publik. Di sini kami hadir menyediakan wadah itu," katanya.
Koreografer Fashion Jogja Rendezvous 2020, Ananta Kanapi menjelaskan, peragaan busana kali ini dibagi dalam tiga kali show. Noon Show, Afternoon Show san Night show. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kerumunan pengunjung dan menerapkan prokes. "Acara ini dibagi dalam tiga sesi, dimulai pukul 13.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 21.00 WIB. Jadi selama kegiatan kami upayakan tetap menerapkan physical distancing," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Pratama finis ke-16 di debut Moto3 Hungaria 2026 meski kena penalti. Simak hasil lengkap balapan.
Sekda DIY soroti alih fungsi lahan dan pentingnya data dalam kebijakan untuk menjaga ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.
Instalasi Sunflower Angel di Candi Prambanan viral, hadirkan wisata estetik dan pengalaman seni unik yang diserbu ribuan pengunjung.
BI DIY dan TPID luncurkan MRANTASI PKK 2026 untuk tekan inflasi lewat budidaya cabai dan ketahanan pangan rumah tangga.
Menag dorong kurikulum ekoteologi di pesantren untuk bangun kesadaran cinta alam, manusia, dan Tuhan secara utuh.
Pemerintah siapkan digital single ID berbasis AI untuk bansos lebih tepat sasaran dan kurangi kebocoran anggaran.