BEDAH BUKU: Warga Nglanggeran Diajari Cara Beternak Ayam Joper
Dalam bedah buku, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru, tetapi juga dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh.
Cabup Sunaryanta saat bernyanyi bersama dengan Insan Musik Gunungkidul di rumah makan Mbok Seneng, Kalurahan Siraman, Sabtu (24/11). (ist)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Calon Bupati (Cabup) Gunungkidul nomor urut empat, Sunaryata menilai insan musik di Gunungkidul memiliki potensi yang luas. Ia pun berjanji membantu mengoptimalkan potensi yang dimiliki sehingga seninam dan seniwati bisa bersaing di tingkat nasional.
“Potensinya banyak. Saya yakin dengan sentuhan pendampingan, maka kemampuan para seniman bisa makin terasah,” kata Sunaryanta seperti rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (24/11).
Menurut dia, untuk pendampingan sudah menyiapkan studio sebagai tempat latihan dan rekaman. Fasilitas ini bisa dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan yang dimiliki oleh para musisi atau pun para seniman. “Ini bentu komitmen saya untuk membantu pengembangan potensi musik di Gunungkidul,” katanya.
Dalam acara pertemuan insan musik di Gunungkidul, Sunaryanta menyempatkan diri bernyanyi bersama denan menyanyikan Lagu Indonesia Pusaka. Para seniman musik Gunungkidul juga menampilkan berbagai jenis musik. Tidak hanya yang muda, namun hadir juga musisi musik Gunungkidul yang senior seperti Grup Musik dari Jeruksari, Wonosari yang membawakan lagu-lagu Koes Plus.
Selain peduli terhadap pengembangan musik, dalam program kampanyenya ia juga konsen untuk pengembangan ternak di Gunungkidul. Salah satunya pengembangan daging sapi. Ia menilai, potensi ini belum tergarap secara maksimal sehingga akan dikembangkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Selama ini daging sapi masih banyak impor. Misalnya kita bisa pasok 5.000 ton, nilainya sudah lebih dari setengah triliun rupiah,” katanya.
Koordinator Insan Musik Gunungkidul, Andri Widyarta memberikan apresiasi atas perhatian Sunaryanta kepada insan seni musik di Gunungkidul. Ia berharap dengan komitmen dalam pengembangan musik di Gunungkidul, para seninam dan seniwati ke depannya mampu untuk memberikan ruang bagi untuk berekspresi. “Kami senang adanya perhaitan terhadap musisi dan seninam,” katanya. (DAK)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dalam bedah buku, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru, tetapi juga dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh.
Program penghapusan denda PBB Sleman hasilkan Rp4,4 miliar, bantu warga dan dongkrak PAD 2026.
Makna Idul Adha 2026 ditegaskan PBNU: kurban bukan sekadar ritual, tapi wujud ketaatan, kepedulian sosial, dan kesiapan menerima kritik.
Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026 resmi diumumkan, dipimpin Christian Pulisic dan Mauricio Pochettino.
Bupati Bantul tegaskan pembubaran ibadah GMS melanggar konstitusi, polisi pastikan tidak ada ruang intoleransi.
Peluang kerja PMI di Kuwait makin terbuka 2026, pemerintah dorong perlindungan dan perluasan sektor kerja.