FK-KMK UGM Periksa Kesehatan Puluhan Perajin Perak Kotagede
akultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program pengabdian masyarakat
Calon Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama para influencer milenial./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Masa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sleman yang tinggal 16 hari lagi, ditanggapi Barisan Relawan Kustini Danang (Barakuda) dengan memassifkan peran influencer milenial Sleman. Diharapkan dengan peran influencer dapat mendorong para pemilih yang belum menentukan pilihan pada 9 Desember mendatang.
Kegiatan Barakuda yang melibatkan puluhan influencer milenial tersebut digelar di Kayangan Resort yang dihadiri oleh Ketua Tim Pemenangan Kustini-Danang, Raudi Akmal dan calon Wakil Bupati, Danang Maharsa. Dalam kesempatan tersebut, Raudi Akmal menyampaikan data pemilih di Kabupaten Sleman yang belum menentukan pilihan pada Pilkada Serentak masih sekitar 40 persen.
"Dari data kami masih ada sekitar 40 persen yang belum menentukan pilihan atau sekitar 228 ribu pemilih. Kita harapkan peran dari para influencer ini bisa membantu kami agar para pemilih yang belum punya pilihan ini, bisa menjatuhkan pilihannya pada Kustini-Danang," jelas Raudi.
Influencer muda yang tergabung dalam Barakuda, dijelaskan Raudi Akmal merupakan representasi dari anak muda dari seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Sleman. Tentunya figur-figur muda ini bisa memberikan dampak yang cukup besar utamanya dalam dunia media sosial di Sleman.
"Kita sampaikan bukan hanya untuk memilih Kustini-Danang. Tetapi juga kita sampaikan visi-misi unggulan seperti internet gratis tiap padukuhan, sport center tiap kalurahan serta 33 program strategis lainnya. Kita akan bersama-sama memenangkan hati masyarakat Sleman," tandas Raudi.
Sementara, Koordinator Relawan Muda Barakuda, Septi Wahyu Arifianto, menyampaikan peran influencer milenial di Kabupaten Sleman telah cukup berpengaruh utamanya dalam arus media sosial. Melalui dari beragam konten kreatif yang diciptakan serta solidaritas tinggi dari para pengikut membuat peran influencer muda ini sangat diperhitungkan.
"Antusias anak muda ini sangat tidak bisa dibendung. Mereka rata-rata setuju dengan program Kustini-Danang yang sangat memperhatikan anak muda. Aspirasi mereka terakomodir dan didengarkan dengan baik. Tentu ini menjadi hal bagus dalam melibatkan peran anak muda ke depan dalam membangun Sleman," terang lelaki yang kerap disapa Fian.
Waktu pemilihan yang kurang dari dua minggu lagi, membuat semua influencer muda harus massif menyajikan kampanye yang positif melalui akun media masing-masing.
"Mulai hari ini kita massifkan posting di media sosial masing-masing. Kita harus manfaatkan waktu yang tinggal sebentar ini agar partisipasi pemilih maksimal, dan Kustini-Danang bisa menang pada 9 Desember besok," pungkas Fian. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
akultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program pengabdian masyarakat
KPK catat lonjakan OTT Semester I 2026 dengan 7 kepala daerah terjaring. Asset recovery capai Rp 59,99 miliar. Simak data lengkap penindakan korupsi terbaru.
Timnas Indonesia siap hadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Jumat (31/7). Siaran langsung RCTI & iNews. Poin krusial demi tiket semifinal Piala AFF 2026.
Harga emas perhiasan hari ini Jumat 31 Juli 2026 naik tipis. Emas 24 karat di Lakuemas Rp2,227 juta dan Rajaemas Rp2,265 juta per gram.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi harapan Indonesia di perempat final Taipei Open 2026.