Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Sejumlah wisatawan yang berada di Tamansari, Kecamatan Kraton, Jogja, Jumat (30/10/2020). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pariwisata Kota Jogja akan memaksimalkan dan memperketat penggunaan aplikasi Jogja Pass dan Visiting Jogja selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Secara umum, aplikasi Jogja Pass berguna untuk reservasi layanan wisata dan melacak jumlah wisatawan di sebuah tempat. Sementara Visiting Jogja lebih berguna untuk memantau tempat-tempat yang wisatawan kunjungi, pendataan yang kaitannya dengan perekonomian.
Menurut Kapala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Jogja Yurnelis Piliang, esensi Jogja Pass dan Visiting Jogja untuk mencegah terjadinya kontak antara pengunjung dengan petugas. Kedua aplikasi itu juga berguna untuk mengetahui kunjungan wisata luar ruangan atau outdoor.
“Sehingga prinsip physical distancing bisa tercapai. Selain itu, penggunaan QR code di destinasi-destinasi dan industri pariwisata lain seperti hotel dan restoran juga perlu diperketat, seperti juga di Malioboro, untuk kepentingan pendataan pengunjung dan pengendalian kapasitas,” kata Yurnelis saat dihubungi secara daring pada Selasa (15/12/2020).
Ke depannya, pada libur Nataru, akan ada pembatasan jumlah pengunjung di beberapa objek wisata Jogja sesuai kapasitas masing-masing. Untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) di lapangan, petugas dengan komando Satuan Polisi Pamong Praja akan melakukan patroli di destinasi-destinasi wisata serta fasilitas publik. Mereka akan mensosialisasikan serta melakukan langkah-langkah lebih lanjut apabila terjadi pengabaian prokes.
“Bagi industri pariwisata maupun pengunjung, sesuai Perwal 51 [Peraturan Walikota Kota Jogja No. 51 tahun 2020], diberikan teguran serta surat peringatan sampai sanksi administrasi dan penutupan usaha jika memang sudah berulang-ulang melanggar protokol kesehatan,” kata Yurnelis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.