Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPST Piyungan, Rabu (23/12/2020). Setelah ditutup warga beberapa hari terakhir, kini TPST Piyungan dibuka kembali./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman berencana membangun transfer depo sampah di wilayah Kapanewon Berbah. Rencana itu disampaikan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah [UPTD] Pelayanan Persampahan Sleman, Sri Restuti Nur Hidayah. “Kami berencana membangun [depo penampungan sampah] di Berbah,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuti itu saat ditemui Harian Jogja di kantornya, belum lama ini.
Transfer depo tersebut, menurut Tuti, hanya untuk tempat transit sampah sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu [TPST] Piyungan, Bantul. Masyarakat, ujarnya tak perlu khawatir oleh bau atau kondisi transfer depo. “Kalau ada sampah langsung masuk ke truk pengangkut. Jadi depo tetap bersih,” ujarnya.
Tuti mengatakan, tonase sampah yang ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup [DLH] Sleman dalam sehari mencapai sekitar 200 ton. Angka itu bukanlah jumlah keseluruhan. Pasalnya, DLH tidak menyediakan tempat penampungan sementara [TPS] untuk pasokan sampah yang dihasilkan rumah tangga ataupun individu. Sebagai gantinya, penyedia jasa angkut yang mengambil peran dengan membawa sampah rumah tangga ke transfer depo milik DLH Sleman. Sampah itu selanjutnya akan bermuara di TPST Piyungan.
Oleh karena itu, sebelum transfer depo beroperasi, maka perlu diperkirakan banyaknya pasokan sampah dari penyedia jasa yang masuk. “Karena itu sangat berpengaruh berapa jumlah armada yang standby di transfer depo. Apakah hanya butuh satu atau bisa dua hari sekali angkut. Kami masih menghitungnya,” ujarnya.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau DLH Sleman, Junaidi belum dapat memastikan kapan rencana pembangunan transfer depo di kawasan Berbah dilakukan. Ia juga belum mau memberikan keterangan ihwal lokasi persis pembangunan transfer depo itu. “Soal sarana sampah terkadang membuat warga sensitif,” katanya kepada Harian Jogja, Senin (28/12/2020).
Panewu Berbah, Wildan Solichin mengaku belum mendapat informasi terkait dengan rencana pembangunan transfer depo di wilayahnya. “Saya belum dikasih tahu,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.