Hotel Indigo Bakal Hadir di Jogja pada 2029, Ini Fasilitasnya
Hotel Indigo Yogyakarta dijadwalkan buka pada 2029 dengan 180 kamar, rooftop, spa, kolam renang, dan ruang acara seluas 740 meter persegi.
Petugas Satpol PP meminta masyarakat tidak berkerumun di kawasan Titik Nol Kilometer, Kota Jogja, Kamis (31/12/2020) malam. /ANTARA FOTO-Luqman Hakim\r\n
Harianjogja.com, JOGJA - Pergantian tahun 2020 menuju 2021 berlangsung tenang di Jogja. Di Kawasan Titik Nol Kilometer, Kota Jogja, Jumat (1/1/2021) dini hari, tidak ada pesta kembang api layaknya tahun-tahun sebelumnya.
Meski demikian, masyarakat tetap datang dan berkerumun di trotoar pada sisi kanan dan kiri simpang empat pusat Kota Gudeg itu mendekati pukul 00:00 WIB.
Sebagian mereka tampak berdiri dan saling bercengkrama dan lainnya sibuk mengabadikan suasana dengan gawai.
Satu jam sebelumnya, potensi kerumunan masih bisa dicegah oleh petugas. Namun, mendekati pergantian tahun, jumlah warga yang berkumpul di trotoar kawasan tersebut semakin menumpuk tanpa menghiraukan imbauan membubarkan diri.
Baca juga: Ternyata, Tadi Malam Wuhan Merayakan Tahun Baru secara Normal
Kerumunan berangsur terurai pada pukul 00.30 WIB setelah petugas gabungan TNI/Polri dan Satpol PP membubarkan secara paksa dan meminta mereka kembali ke rumah masing-masing.
Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi menduga munculnya kerumunan orang saat momentum pergantian tahun itu karena mereka kebingungan dan mengira ada pesta kembang api.
"Mereka kebingungan mau nonton apa kan tidak ada apa-apa kemudian mereka kembali," kata Heroe saat ditemui di kawasan itu.
Baca juga: Pemberitahuan Penerima Vaksin Covid-19 Dikirim Melalui SMS
Ia mengklaim jumlah orang yang memadati kawasan pusat Kota Jogja itu tak lebih banyak jika dibandingkan hari-hari biasa.
Apalagi Pemkot Jogja telah memasang pagar barikade di setiap sudut dengan harapan mempersulit orang berkerumun di kawasan itu.
"Saya melihat malah tidak ada kerumunan. Dibanding hari-hari biasa malah lebih banyak hari biasa sebenarnya," kata dia yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Jogja ini.
Seorang wisatawan asal Bandung Jawa Barat Ethan (26), mengaku telah mengetahui imbauan larangan perayaan pesta kembang api di saat masa pandemi COVID-19 di Jogja.
"Ya datang cuma mau lihat sih katanya di sini (Nol Kilometer) kan suka ramai. Iseng juga siapa tahu ada kembang api," kata dia.
Sementara itu, pengunjung lain asal Pekalongan, Jawa Tengah, Feni (25) mengatakan ingin menikmati suasana pergantian tahun di Jogja dengan menerapkan protokol kesehatan.
Meski di masa pandemi, ia mengaku tidak khawatir dengan potensi penularan COVID-19.
"Kalau kita takut terus, kita tidak akan bisa maju, yang penting kami sudah memenuhi protokol kesehatan, memakai masker dan hand sanitizer," kata dia.
Setelah berangsur lengang pada pukul 01.00 WIB, petugas kemudian mensterilisasi kawasan itu dengan menyemprotkan cairan disinfektan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hotel Indigo Yogyakarta dijadwalkan buka pada 2029 dengan 180 kamar, rooftop, spa, kolam renang, dan ruang acara seluas 740 meter persegi.
Nathan Tjoe-A-On bermain 81 menit saat Willem II kalah 1-3 dari Utrecht di Liga Belanda. Simak pencapaian statistiknya dan posisi klasemen.
Dokter mengingatkan pentingnya masker, vaksinasi, dan kebersihan tangan untuk mengurangi risiko penularan influenza A serta mencegah komplikasi.
Kustomfest 2026 membuka peluang builder Indonesia tampil di Yokohama Hot Rod Custom Show Jepang melalui program Indonesian Attack.
Prakiraan cuaca DIY Senin 12 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi di Kota Jogja mencapai 33 derajat Celsius.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo Oktober 2026, lokasi SIM Keliling, SIMENOR, MPP, jam pelayanan, dan syarat dokumennya.