Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat wilayah di empat wilayah di DIY, hari ini, Minggu (3/1/2021).
Dua wilayah tersebut yakni Gunungkidul dan Bantu Timur.
Adapun dua wilayah lain diperkirakan tidak hujan yakni Kota Jogja dan Sleman.
Rincian prakiraan cuaca hari ini, Kota Jogja berawan di siang hari, malam hari hingga dini hari.
Sleman diprediksi berawan pada siang hari, malam hari hingga dini hari.
Bantul diprediksi hujan tebal di siang hari, hujan ringan di malam hari hingga dini hari.
Kulonprogo diprediksi hujan ringan pada siang hari hingga malam hari dan berawan pada dini hari.
Gunungkidul diprediksi berawan pada siang hari, hujan sedang pada malam dan berawan pada dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 30 derajat celcius dengan kelembaban 70 hingga 95%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 1,5 hingga 2 meter. Angin bertiup dari barat daya ke timur laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Seniman lintas negara terdiri Indonesia, Malaysia, dan Singapura berkolaborasi menghadirkan dua pertunjukan tentang warisan budaya bersama di Yogyakarta.
Cristiano Ronaldo menyebut Jorge Jesus mengingkari dua janji kepadanya hingga memutuskan meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Rabu 7 Oktober 2026, dominan berawan. Suhu tertinggi 34 derajat Celsius diprakirakan di Kota Jogja.
Sistem informasi supplier PHRI Sleman dimigrasikan ke domain Pemkab untuk memperkuat pemasaran produk lokal binaan DP3.
Advokat Afon Nahak mengkritik putusan MK soal ijazah Gibran dan menyebut ada indikasi politik. MK menyatakan gugatan tak dapat diterima.