Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 287 penambahan kasus positif pada Selasa (19/1/2021). Sleman mendominasi penambahan sebanyak 103 kasus. Sementara 107 kasus dinyatakan smebuh dan satu kasus dilaporkan meninggal.
Juru Bciara Pemda DIY untuk Penanganan covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 81 kasus, Bantul 67 kasus, Kulonprogo 31 kasus, Gunungkidul lima kasus dan Sleman 103 kasus. “Dari pemeriksaan pada 1.082 sampel dari 1.080 orang,” ujarnya.
Baca juga: Airlangga Hartarto Pernah Terinfeksi Covid-19, Ini Penjelasan Jubir Kemenko Perekonomian
Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 162 kasus, periksa mandiri 79 kasus, skrining karyawan satu kasus, skrining karyawan kesehatan satu kasus, pelaku perjalanan satu kasus dan belum ada keterangan 43 kasus.
Satu kasus dilaporkan meninggal yakni Kasus 16.122, laki-laki 67 tahun, Bantul. Adapun kasus dinyatakan sembuh berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja satu kasus, Bantul 72 kasus, Kulonprogo 21 kasus, Gunungkidul 11 kasus dan SLeman dua kasus.
Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 17.515 kasus, dengan rincian 5.461 kasus aktif, 11.659 kasus sembuh dan 395 kasus meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Sebanyak 580 atlet dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti kejuaraan pencak silat di Temanggung untuk pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi lahan perkotaan, pekarangan, dan aset pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.
Event di Jogja dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi kreatif dengan membuka peluang bagi UMKM, pekerja seni, dan pelaku usaha kreatif.
Pernikahan di Ngaglik cenderung menurun. Pendidikan dan kesiapan ekonomi menjadi pertimbangan calon pengantin sebelum menikah.