KASUS PORNOGRAFI: Divonis 10 Bulan Penjara, Ini Respons Pihak Siskaeee
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN- Perubahan potensi bahaya erupsi Gunung Merapi ke arah barat daya, memaksa sejumlah warga Padukuhan Turgo RT 03 dan RT 04 Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem mulai mengungsi.
Pengungsian warga terjadi sejak Rabu (20/1/2021) malam. Tercatat puluhan orang warga, saat ini menempati barak pengungsian sementara di SD Sanjaya Tritis Turgo Purwobinangun. Mereka yang memilih untuk mengungsi merupakan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak dan kalangan perempuan.
Terkait hal itu, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Makwan membenarkan adanya warga Turgo yang memilih untuk mengungsi ke barak sementara. "Pergerakan warga yang mengungsi terjadi sejak Rabu malam kemarin," kata Makwan dikonfirmasi Harianjogja.com, Kamis (21/1/2021).
BACA JUGA: Ini Penyebab RS di Sleman Tak Bisa Maksimal Tambah Bed untuk Pasien Covid-19
Berdasarkan data sementara, jumlah warga Turgo yang mengungsi tercatat 47 jiwa. Mereka berasal dari 24 KK terdiri dari 12 laki-laki, 28 perempuan dan empat anak. "Mereka mengungsi saat malam saja. Kalau siang mereka kembali ke rumah," ujar Makwan.
Babinsa Purwobinangun Pakem Serma Tukidi mengatakan proses evakuasi warga didampingi oleh petugas, BPBD dan relawan kebencanaan dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan. Relawan kebencaan juga membantu warga yang kembali ke rumah masing-masing saat siang. Begitu juga saat kembali ke barak pengungsian sementara jelang malam.
"Hari ini kami bersama-sama warga antar untuk kembali ke rumah masing-masing untuk mencari makan hewan peliharaan dan melihat kondisi rumah. Agar tidak jenuh, pengungsi diberi kegiatan senam [untuk ibu-ibu] dan juga berbagai permainan [untuk anak-anak]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.