OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Kecelakaan kereta api yang menelan korban jiwa kembali terjadi di DIY.
Seorang wanita tanpa identitas yang diperkirakan berusia 40 tahun ditemukan tewas di jalur kereta api (KA) tepatnya di Mangunan, Kalitirto, Berbah, Sleman, setelah tertabrak KA Argo Lawu Jurusan Solo Balapan-Gambir, Minggu (7/2/2021). Kasus kecelakaan ini saat ini masih ditangani Polsek Berbah, Sleman.
Kanit Reskrim Polsek Berbah Iptu Isnaini mengatakan, warga sempat melihat perempuan ini mondar-mandir di sekitar lokasi kejadian. Perempuan ini memakai daster lengan panjang, warna lurik coklat motif garis-garis, memakai masker warna coklat dan berkerudung warna coklat.
BACA JUGA: Tak Ada Rasa Sakit, Mayoritas Penderita Kanker Paru Terlambat Berobat
Awalnya korban berdiri di pinggir rel KA sebelah utara. Keberadaan perempuan ini sempat diketahui oleh masinis KA Argolawu. Sebelum melintas masinis membunyikan klakson panjang untuk mengingatkan korban agar menyingkir.Namun korban tidak berpindah dan akhirnya tersambar kereta.
“Warga yang melihat kemudian mencari korban dan melaporkan kasus ini ke polisi,” katanya. Saat itu korban ditemukan dalam kondisi meninggal, tergeletak di antara jalur kereta api. Kondisi korban mengalami luka cukup berat. Jasad korban kemudian dievakuasi oleh petugas PMI ke RS Bhayangkara Polda DIY.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Wanita Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KA Argo Lawu di Sleman"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Jadwal Grup A Piala Dunia 2026 WIB, prediksi skor Meksiko vs Afrika Selatan dan Korea Selatan vs Ceko lengkap analisis.
Harga bahan pokok di Batang masih stabil pasca kenaikan BBM, cabai turun, ayam kampung dan kedelai mulai naik.
Pemkab Sleman kirim 10 personel bantu BPN, percepat layanan pertanahan di tengah transformasi sistem elektronik.
Pemkot Pekalongan siapkan proyek drainase Rp5 miliar sepanjang 1,2 km untuk kurangi genangan dan optimalkan aliran air.
Tujuh SPPG di Gunungkidul berhenti beroperasi akibat IPAL dan anggaran, ribuan siswa belum terjangkau program MBG.