Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Ini Harapan Puan Maharani
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, bertambah 34 kasus baru, sehingga total pasien di wilayah setempat mencapai 2.955 kasus.
"Perubahan situasi COVID-19 per 4 Maret 2021 bertambah 34 kasus positif COVID-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulonprogo, Kamis (4/3/2021).
Ia mengatakan 34 kasus baru tersebut berasal dari Panjatan tiga kasus, Girimulyo tiga kasus, Galur empat kasus, Lendah tiga kasus, Sentolo dua kasus, Wates senbilan kasus, Kokap tujuh kasus, Samigaluh satu kasus, dan Pengasih satu kasus.
Adapun total kasus di Kulonprogo sebanyak 2.955 kasus dengan rincian 63 isolasi rumah sakit, 296 isolasi mandiri, 2.010 selesai isolasi, 526 kasus, dan 60 meninggal dunia.
BACA JUGA: Berkedok Warung Kelontong, Sejumlah Warga Bantul Jual Ratusan Botol Miras
Adapun sebaran COVID-19 di 12 kecamatan, yakni Wates 408 kasus, Pengasih 379 kasus, Sentolo 251 kasus, Temon 320 kasus, Lendah 285 kasus, Panjatan 240 kasus, Galur 223 kasus, Kokap 205 kasus, Kalibawang 181 kasus, Nanggulan 172 kasus, Samigaluh 115 kasus, dan Girimulyo 76 kasus.
"Sampai saat ini, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo sebanyak 4.306 RT masuk kategori zona hijau, 171 zona kuning, dan satu zona oranye," katanya.
Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan kasus penambahan harian COVID-19 di Kulon Progo mulai menurun dari yang sebelumnya.
Ia berharap Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro lebih efektif lagi, sehingga kasus penambahan harian juga turun. PPKM skala mikro akan bisa efektif dan bisa menekan angka kasus kalau memang para pemangku kebijakan di tingkat desa seperti kepala desa dan perangkatnya sering turun ke bawah untuk menyampaikan edukasi dan pendampingan terhadap masyarakat.
"Untuk itu, kami sampaikan COVID-19 adalah tanggung jawab kita bersama tidak bisa hanya dibebankan pemerintah daerah dan pemerintah desa. Harus didukung partisipasi masyarakat, terutama di lingkungan keluarga dan diri sendiri harus taat prokes sehingga mudah terjadi paparan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Mau menikah? Catat batas waktu daftar nikah di KUA maksimal 10 hari kerja sebelum akad dan siapkan dokumen sesuai PMA 30/2024.
Berapa lama baterai mobil listrik bertahan? Kenali degradasi baterai, pengaruh fast charging, suhu, dan cara menjaganya tetap sehat.
Google mengubah hasil pencarian di Eropa demi mematuhi DMA. Simak perubahan tampilan Search dan dampaknya bagi pengguna serta bisnis.
Jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Catat laga melawan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh serta jadwal final.
Daftar harga ban mobil September 2026 dari BF Goodrich, Bridgestone, Dunlop hingga Pirelli, mulai Rp489 ribuan per unit.