Argentina Punya Utang IMF Terbesar 2026, Indonesia Bagaimana?
Argentina menempati posisi teratas negara dengan saldo pinjaman IMF terbesar pada 2026. Simak daftar 10 negara dan posisi Indonesia.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat adanya klaster penyebaran covid19 baru berasal dari salah satu pabrik di Sriharjo, Imogiri.
Hingga Jumat (12/3/2021), tercatat ada 15 karyawan pabrik dan satu tenaga kesehatan dari faskes swasta yang awalnya melakukan pemeriksaan dinyatakan positif Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa mengungkapkan klaster pabrik yang berada di Sriharjo, Imogiri kali pertama diketahui dari adanya laporan faskes swasta yang memeriksa salah satu karyawan pabrik tersebut.
Baca juga: Miris, 40 Persen Masyarakat Alami Kekerasan Gender karena Pandemi
Awalnya karyawan tersebut mengalami kehilangan indra perasa (anosmia), Selasa (2/3/2021) lalu. Setelah dites swab PCR oleh puskesmas imogiri 2, karyawan tersebut dinyatakan positif pada hasilnya pada Kamis (4/3/2021) lalu.
"Setelah itu puskemas melakukan tracing ditemukan 35 orang karyawan lain yang kontak erat. Kemudian dilanjutkan testing ditemukan 14 orang positif dan ada tambahan 1 orang nakes yang memeriksa kasus pertama," kata Sri Wahyu Joko Santosa.
Lebih lanjut Oki-panggilan akrab Sri Wahyu Joko Santosa, menyatakan untuk memastikan tidak terus terjadi penyebaran, sebanyak 105 karyawan lainnya kemudian dilakukan tes swab PCR, Jumat (12/3/2021).
"Dan hingga hari ini ada 15 orang dan 1 nakes dari fakes swasta yang memeriksa kasus pertama. Sementara, pabrik dan satu faskes swasta ditutup sementara," katanya.
Terpisah Lurah Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Titik Istiwayatun Hasanah mengakui jika ada kelalaian dari kalurahan sehingga muncul klaster pabrik. Utamanya dalam hal edukasi terkait penanganan Covid-19.
"Harus saya akui memang keberadaan pabrik itu kurang terpantau," kata Titik.
Meski diakui Titik, petugas dari satgas kalurahan telah melakukan desinfeksi dan menutup pabrik selama dua hari yakni Selasa (8/3/2021) hingga Rabu (8/3/2021).
Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 14 Dibuka,Cek Syarat hingga Cara Daftarnya
"Tapi, dalam perkembangannya, Kamis (11/3/2021) pabrik kembali operasional. Yang belum diswab tetap bekerja. Padahal, kami sudah minta kepada pemilik agar pabrik ditutup," kata Titik.
Alhasil, dirinya bersama satgas kalurahan meminta kepada pemilik pabrik untuk menutup pabrik. Sebab, muncul keresahan dari warga agar pabrik tersebut ditutup sementara.
"Hasilnya, Kamis hanya operasional setengah hari. Saat ini ada 100 orang karyawan di pabrik tersebut saat ini menjalani tes swab PCR di lokasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Argentina menempati posisi teratas negara dengan saldo pinjaman IMF terbesar pada 2026. Simak daftar 10 negara dan posisi Indonesia.
Luhut mengusulkan penyesuaian definisi korupsi merujuk UNCAC. KPK menolak penghapusan total unsur kerugian negara dan membuka opsi delik pemberatan.
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Agrinas Palma Nusantara memberikan beasiswa kepada 25 anak Papua Selatan untuk mengikuti pendidikan perkebunan sawit selama tiga tahun.
Dispar Kulonprogo memberlakukan permanen retribusi QRIS di Pantai Glagah dan menargetkan perluasan ke destinasi lain, termasuk Waduk Sermo.
Penyidik Satreskrim Polres Bantul menetapkan seorang pria berinisial W, 44, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan.