Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi mice. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pariwisata Joga kembali menggelar acara Jogja Vaganza 2021. Event tahunan yang bekerja sama dengan Badan Promosi Pariwsiata Kota Yogyakarta (BP2KY), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata atau Asita, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), serta paguyuban Dimas Diajeng Jogja tersebut kali ini digelar cecara terbatas karena untuk memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.
Ketua Panitia Jogja Vaganza 2021, Edwin Ismedi Himna mengatakan terdapat beberapa rangkaian acara dan kegiatan yang diselenggarakan untuk memfasilitasi pelaku usaha pariwisata yang berasal dari Jogja maupun luar Jogja, seperti travel agent, destinasi wsiata, pusat oleh-oleh, dan hotel non-bintang sampai hotel berbintang lima.
“Diharapkan event tahunan ini semakin semarak dan meriah, sehingga pelaku usaha pariwisata dapat melakukan kegiatan bussines to bussines dengan buyer yang diundang dari Pulau Jawa maupun luar Jawa,” kata Edwin dalam jumpa pers di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Jogja, Senin (22/3/2021).
BACA JUGA: Selamat! Ada 110.459 orang Lulus SNMPTN 2021, Cek Nama Anda di Sini!
Total undangan ada 100 buyer yang terdiri dari 80% di Pulau Jawa dan 20% luar Pulau Jawa seperti Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Bali. Kali ini pihaknya memfokuskan industri wisata dari jalur darat karena wisatawan yang datang selama masa pademi ini menggunakan jalur darat. Sementara jalur udara belum terlalu terbuka karena masih dalam kondisi pandemi.
Rangkaian acara akan dimulai pada 23 Maret mendatang dengan acara wellcome dinner di Hotel Jambuluwuk, kemudian 24 Maret acara inti, yakni Table Top atau pertemuan para pelaku industri pariwisata di Hotel Grand Inna Malioboro. Edwin mengatakan Jogja Vaganza 2021 juga dimeriahkan oleh kompetisi virtual Gowes van Jogja, Instagram Photo Contest, dan TikTok Video Competition. “Ketiga kompetisi virtual ini sudah dimulai pada tanggal 22 Februari sebagai pre-event Jogja Vaganza 2021,” ujar Edwin.
Pada 25 Maret sebagai hari terakhir Jogja Vagnza 2021 akan digunakan untuk mengeksplor potensi wisata di Jogja yang bertajuk Gowes Van Jogja . Rute-rute sepeda ini juga akan melewati kampung-kampung wisata yang ada di Jogja, seperti Kampung Cokrodiningratan, Prenggan, Tahunan, dan Tamansari.
Ketua BP2KY, Aldi Fadhil Diyanto mengatakan para peserta Jogja Vaganza 2021 yang ikut semuanya sudah menjalani vaksinasi Covid-19 demi keamanan acara. Namun dalam pelaksanaannya juga tetap mematuhi protokol kesehatan ketat minimal 5M. Sebelum hari H juga akan digelar simulasi penyelenggaraan acara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian pada kasus penyekapan di Bandung dan meminta proses hukum berjalan tegas sesuai aturan berlaku.
Sarjana di Job Fair Kulonprogo berbagi kisah sulit mencari kerja. Ratusan lamaran dikirim, tetapi pekerjaan layak masih sulit didapat.
Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva lolos ke semifinal Bad Homburg Open 2026 usai menang telak 6-1, 6-2 atas pasangan Slovenia.
Kawasan kumuh Gunungkidul tercatat 152,6 hektare dan tersebar di Wonosari serta Playen. Penanganan terkendala keterbatasan anggaran.
Festival Dolanan Anak PlayOn 2026 di Museum Benteng Vredeburg hadirkan 15 permainan tradisional dan beragam aktivitas edukatif selama liburan sekolah.