Ratusan Sekolah di Gunungkidul Disetujui Direvitalisasi
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Ketua LPPM UAD Anton Yudhana (kanan), Kepala Bappeda Gunungkidul Sri Suhartanto (tengah) dan Manajer Umum BMT Dana Insansi Kurniawan Fahmi (kiri) saat menjadi pembicara acara talkshow Harian Jogja bertajuk Kampus Membawa Gunungkidul Lebih Berdaya di Warung Makan Simbok di Kalurahan Bandung, Playen, Selasa (6/4/2021)-Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pandemi corona berdampak turunnya pertumbuhan ekonomi Gunungkidul hingga minus 0,68%. Untuk bisa bangkit dibutuhkan sinergi bersama lintas sektoral mulai akademisi di dunia kampus, pemerintah kabupaten hingga dunia perbankan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanto mengatakan, adanya pandemi corona memberikan pengaruh buruk bagi pertumbuhan ekonomi di Bumi Handyani. Meski demikian, setelah satu tahun pandemi berlangsung, perlahan-lahan ada pemulihan seiring dengan dimulainya era normal baru pada Juni 2020.
“Ekonomi sempat tumbuh minus 0,68% di tahun lalu. Tapi, sekarang mulai ada perbaikan dan harapannya bisa tumbuh secara positif,” katanya dalam acara talkshow Harian Jogja bertajuk Kampus Membawa Gunungkidul Lebih Berdaya di Warung Makan Simbok di Kalurahan Bandung, Playen, Selasa (6/4/2021).
Menurut dia, upaya pemulihan ekonomi tidak bisa hanya dilaksanakan oleh pemerintah, namun juga membutuhkan dukungan dari pihak swasta maupun akademisi dari kampus. “Konsepnya dengan pentahilik. Yakni, program pembangunan yang melibatkan pemerintah, komunitas, hingga peran media, pengusaha dan pihak dari perguruan tinggi,” katanya dalam acara kerja sama antara Harian Jogja, Pemkab Gunungkidul dan Warung Simbok itu.
Sri Suhartanto menuturkan, sinergitas ini sangat dibutuhkan agar pemulihan dan percepatan ekonomi dapat dioptimalkan. “Kondisinya berbeda kalau dilakukan sendiri-sendiri, maka hasilnya tidak akan optimal,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM), Universitas Ahmad Dahlan, Anton Yudhana. Menurut dia, UAD berkomitmen membantu upaya pemulihan dan peningkatan ekonomi untuk pembangunan di Gunungkidul.
Ia mengungkapkan, program tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal di bangku perkuliahan. Namun demikian, program juga dilakukan melalui bidang penelitian dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami ada program petani milenial hingga pemberdayaan kelompok difabel. Selain itu, kami juga punya program digitalisasi UMKM untuk masyarakat,” kata Anton.
Ditambahkan dia, wilayah Gunungkidul menjadi salah satu lokasi favorit untuk penelitian. Selain itu, setiap tahunnya rutin mengirimkan mahasisa guna menjalankan program kuliah kerja nyata (KKN) yang dimiliki oleh UAD.
“Harapannya partisipasi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Manajer Umum BMT Dana Insani, Kurniawan Fahmi mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung program petahilik yang dikembangkan Pemkab Gunungkidul untuk pemulihan dan peningkatan ekonomi di tengan pandemic. Menurut dia, ada beberapa program yang dijalankan agar perekonomian dapat tumbuh dengan baik.
“Pandemi benar-benar memukulu sektor perekonomian. Kami sudah melakukan kajian untuk upaya bangkit dari keterpurukan khususnya yang dialami oleh sektor UMKM,” katanya.
Fahmi menjelaskan, BMT Dana Insani tidak hanya menyiapkan permodalan untuk mendukung pengembangan sektor usaha. Pasalnya, juga dilakukan pendampingan agar pertumbuhan usahan dapat berjalan dengan baik. “Bisnis tidak hanya berkaitan dengan modal, tapi juga butuh pendampingan dalam menjalankan usaha dan kami berkomitmen menjalankan program ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
TNI AU melakukan uji coba terjun payung dari Airbus A400M dalam latihan bersama Angkatan Udara Prancis pada Misi Pegase 2026 di Halim.