Kamu Lulusan SMA/SMK dan Ingin Kerja di Dunia Penerbangan? Ada Info Menarik nih!
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Foto ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, SLEMAN - Warga Jogja dihebohkan dengan gempa pada Sabtu (10/4/2021) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah ditelusuri dari laman Twitter BMKG, sumber gempa ternyata berpusat di 90 kilometer Barat Daya Kabupaten Malang Jawa Timur.
"Gempa Mag:6.7, 10-Apr-21 14:00:15 WIB, Lok:8.95 LS,112.48 BT (90 km BaratDaya KAB-MALANG-JATIM), Kedlmn:25 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG," tulis BMKG dikutip Harianjogja.com.
Salah satu warga Sleman bernama Dwi, 34, merasakan getaran gempa saat sedang duduk santai di ruang tamu lantai dua. "Biasanya kalau ada di lantai atas itu enggak kerasa. Ini tadi kok liyut-liyut. Lihat air di vas bunga goyang-goyang, ternyata gempa," katanya.
Hal yang sama juga dirasakan Tere yang sedang berada di kantornya di sekitar Ring Road Utara. "Pas lagi mau angkat kaki kerasa goyang. Sampai mau terjungkal," katanya.
Warganet juga ramai-ramai mengunggah soal gempa di Twitter hingga kata gempa menduduki jajaran pertama trending topic siang ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Twitter
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Harga BBM dunia melonjak akibat konflik Iran, permintaan mobil listrik di Eropa naik drastis dan ubah pasar otomotif global.
Danantara menunjuk Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT DSI untuk mengawal ekspor batu bara, sawit, dan fero alloy.
Laki Code 2026 menyajikan berbagai kompetisi menarik bagi para peserta, di antaranya Vario Modification Contest, E-SportCompetition, Band Competition
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.